skip to main
|
skip to sidebar
natural medicine
Thursday, April 22, 2010
Mandi Darah Perawan Untuk Awet Muda ( Gila ! )
Elizabeth Bathory, merupakan seorang pembunuh berantai terbesar dalam sejarah, tercatat kurang lebih 650 nyawa manusia melayang sia-sia ditangannya. Ini adalah pencapaian rekor kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seorang individu dengan memakan korban tertinggi sepanjang sejarah umat manusia. ( Video diatas )
Kakek buyut Elizabeth Bathory adalah Prince Stephen Bathory yang merupakan salah satu Ksatria yang memimpin pasukan Vlad Dracul ketika dia merebut kembali kekuasaan di Walachia seabad sebelumnya. Orangtua Elizabeth, Georges dan Anna adalah bangsawan kaya raya dan merupakan salah satu keluarga ningrat paling kaya di Hungaria saat itu.
Keluarga besarnya juga terdiri dari orang2 terpandang. Salah satu sepupunya adalah perdana menteri di Hungaria, seorang lagi adalah Kardinal. Bahkan pamannya, Stepehen kemudian menjadi Raja Polandia. Namun keluarga Bathory memiliki ’sisi’ lainnya yang lebih ‘gelap’ selain segala kekayaan dan popularitasnya.
Disebutkan bahwa salah satu pamannya yang lain adalah seorang Satanis dan penganut Paganisme sementara seorang sepupunya yang lain memiliki kelainan jiwa dan gemar melakukan kejahatan sexual. Thn 1575, di usia 15 tahun Elizabeth menikah dengan Count Ferencz Nadasdy yang 10 tahun lebih tua darinya.
Karena suaminya berasal dari ningrat yang lebih rendah, maka Count Ferencz Nadasdy menggunakan nama Bathory dibelakangnya. Dengan demikian Elizabeth bisa tetap menggunakan nama keluarganya yaitu Bathory dan tidak menjadi Nadasdy. Kedua pasangan tsb kemudian tinggal di Kastil Csejthe, yg merupakan sebuah kastil di atas pegunungan dengan desa Csejhte dilembah dibawahnya.
Suaminya jarang mendampingi Elizabeth karena Count Ferencz lebih sering berada di medan pertempuran melawan Turki Usmani (Ottoman). Ferencz kemudian menjadi terkenal karena keberaniannya di medan pertempuran, bahkan dianggap sebagai pahlawan di Hungaria dengan julukan ‘Black Hero of Hungary’.
Elizabeth yg masih muda tentu senantiasa merasa kesepian karena selalu ditinggal sang suami. Disebutkan dia memiliki kebiasaan mengagumi kecantikan nya dan kemudian memiliki banyak kekasih gelap yg melayaninya selama sang suami tidak berada di tempat. Elizabeth bahkan pernah melarikan diri bersama kekasih gelapnya namun kemudian kembali lagi dan suaminya memaafkannya.
Tapi hal tsb tidak mengurangi ketagihan Elizabeth akan kepuasan seksual. Disebutkan juga Elizabeth menjadi seorang biseksual dengan melakukan hubungan lesbian dengan bibinya, Countess Klara Bathory. Elizabeth kemudian mulai terpengaruh dengan satanisme yg diajarkan oleh salah seorang pelayan terdekatnya yg bernama Dorothea Szentes yg biasa disebut Dorka.
Karena pengaruh Dorka, Bathory mulai menyenangi kepuasan seksual lewat penyiksaan yg dilakukannya terhadap pelayan2 lainnya yang masih muda. Selain Dorka, Elizabeth dibantu beberapa pelayan terdekatnya yaitu : suster Iloona Joo, pelayan pria Johaness Ujvari dan seorang pelayan wanita bernama Anna Darvula, yang merangkap sebagai kekasih Elizabeth. Bersama para kru S&M-nya, Elizabeth merubah kastil Csejthe menjadi pusat teror dan penyiksaan seksual.
Para gadis2 muda yg jadi pelayannya disiksa dengan berbagai bentuk penyiksaan seperti diikat, ditelanjangi lalu dicambuk dan juga menggunakan berbagai alat untuk menyakiti bagian bagian tubuh tertentu. Tahun 1600, suaminya Ferencz meninggal dan era teror sesungguhnya dimulai.
Memasuki usia 40 tahunan Elizabeth menyadari bahwa kecantikannya mulai memudar. Kulitnya mulai menunjukan tanda tanda penuaan dan keriput yang sebenarnya lumrah di usia tersebut. Tapi Elizabeth adalah pemuja kesempurnaan dan kecantikan dan dia akan melakukan apa saja demi mempertahankan kecantikannya. Suatu saat dengan tidak sengaja seorang pelayaan wanita yg sedang menyisir rambutnya secara tidak sengaja menarik rambut Elizabeth terlalu keras.
Elizabeth yang marah kemudian menampar gadis malang tersebut. Darah memancar dari hidung gadis tersebut dan mengenai telapak tangan Elizabeth. Saat itu Elizabeth disebutkan ‘menduga dan percaya’ bahwa darah gadis muda tsb memancarkan cahaya kemudaan mereka. Serta merta dia memerintahkan 2 pelayannya , Johannes Ujvari dan Dorka menelanjangi gadis tersebut, menarik tangganya keatas bak mandi dan memotong urat nadinya.
Ketika si gadis meninggal kehabisan darah, Elizabeth segera masuk kedalam bak mandi dan berendam dalam kubangan darah. Dia menemukan apa yg diyakininya sebagai ‘Rahasia Awet Muda’. Ketika semua pelayan mudanya sudah mati, Elizabeth mulai merekrut gadis muda di desa sekitarnya untuk menjadi pelayan di Kastilnya. Nasib mereka semuanya sama, diikat diatas bak mandi kemudian urat nadi mereka dipotong hingga darah mereka menetes habis kedalam bak mandi tersebut. Elizabeth seringkali berendam didalam kolam darah sambil menyaksikan gadis yang jadi korbannya sekarat meneteskan darah hingga tewas.
Sesekali Elizabeth bahkan meminum darah para gadis tsb untuk mendapatkan ‘INNERBEAUTY’. Lama kelamaan Elizabeth merasa bahwa darah para gadis desa tsb masih kurang baginya. Demi mendapat darah yang lebih ‘berkualitas’, Elizabeth kemudian mengincar darah para gadis bangsawan rendahan. Dia kemudian melakukan banyak penculikan thd gadis2 bangsawan utk dijadikan korbannya. Namun hal tersebut justru menjadi bumerang baginya karena hilangnya gadis gadis bangsawan dengan cepat mendapatkan perhatian dikalangan bangsawan, orang orang berpengaruh hingga Raja sendiri.
Tanggal 30 Desember 1610, sepasukan tentara dibawah pimpinan sepupu Elizabeth sendiri, menyerbu Kastil Csejthe di malam hari. Mereka semua terkejut melihat pemandangan yg mereka temukan di dalam kastil tsb. Mayat seorang gadis yg pucat kehabisan darah tergeletak diatas meja makan, seorang gadis lagi yg masih hidup namun sekarat ditemukan terikat di tiang dengan kedua urat nadinya disayat hingga meneteskan darah.
Dibagian penjara ditemukan belasan gadis yg sedang ditahan menunggu giliran dibunuh. Kemudian di ruang basement ditemukan lebih dari 50 mayat yg sebagian besar sudah mulai membusuk. Selama pengadilan atas Elizabeth Bathory di tahun 1611 sekurangnya 650 daftar nama korban korbannya didapat berdasarkan laporan dari berbagai pihak.
Mulai dari keluarga2 petani hingga keluarga2 bangsawan. Elizabeth sendiri tidak pernah didatangkan di pengadilan untuk diadili secara langsung. Hanya ke 4 pelayannya yg diadili dan kemudian dihukum mati. Namun Elizabeth mendapatkan hukumannya juga. Raja Hungaria memerintahkan Elizabeth dikurung dalam kamarnya di Kastil Csejthe selama sisa hidupnya. Para pekerja kemudian dikerahkan untuk menutup semua pintu dan jendela ruang kamar Elizabeth dengan tembok dengan hanya menyisakan lubang kecil yg digunakan untuk memasukan makanan dan minuman sehari hari.
Tahun 1614, atau 4 tahun setelah Elizabeth di-isolasi dengan tembok dikamarnya sendiri, seorang penjaga melihat makanan yg disajikan untuk Elizabeth tidak disentuh selama seharian. Penjaga itu kemudian mengintip kedalam dan melihat sang Countess tertelungkup dengan wajah di lantai. Elizabeth Bathory ‘The Blood Countess’ meninggal di usia 54 tahun. Bahkan Vlad Dracul tidak pernah berkubang dalam darah atau meminum darah. Oleh sebab itu julukan ‘Vampir’ sebenarnya lebih cocok ditujukan kepada Elizabeth Bathory.
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
►
2011
(1432)
►
March
(38)
►
February
(801)
►
January
(593)
▼
2010
(3869)
►
December
(389)
►
November
(382)
►
October
(194)
►
September
(219)
►
August
(305)
►
July
(333)
►
June
(355)
►
May
(221)
▼
April
(326)
Money, Stress, and Your Health
Evidence for...Coenzyme Q10 for migraines
The Most Influential Book Ever Written
Asuhan Keperawatan Bayi dengan Asfiksia
Asuhan Keperawatan Pasien dengan Tetanus
Asuhan Keperawatan Pasien dengan Thalasemia
Asuhan Keperawatan Pasien dengan DBD
Asuhan Keperawatan Pasien dengan Malaria
Asfiksia
Demam Berdarah Dangue ( DBD )
Thalasemia
Tetanus
Malaria
Grilled Kibbeh
Special Offer On Ginger Tablets
Detoks kaldu sayuran
Ramuan alamiah untuk menghaluskan kaki
Grains as Food: an Update
Grains as Food: an Update
Grains as Food: an Update
Grains as Food: an Update
Drink a Slushie Before Hot Weather Workouts
Libertarianism A to Z
Preparing for Biological Disasters
Preparing for Biological Disasters
Sofa Buatan China Membahayakan Kesehatan !
$50 million health coverage opportunity for CT fro...
Unhealthy behaviors cut 12 years off life
The perception of risky process changes
The Dangers Of Sodas
A Great Sentence
Traditional British Puddings(Carrot-Ginger Sponge ...
Danau Paling Berbahaya di Dunia !
Vertigo
Asuhan Keperawatan Pasien dengan Vertigo
Asuhan Keperawatan Pasien dengan Fraktur
The Fundamental Theorem of Politics
Cara Mengetes Otak Kiri dan Kanan !
SustiNet medical home committee making progress
Swagel on the Dodd Bill
Annual review of received parts' dimensions
Omega-3 fatty acids are a key to healthier life
Combining fish oil supplements with regular aerobi...
Predictably Irrational author comes to CT
Anti-Anti-Mankiw
How to Remove Acne Naturally and How to Keep it Fr...
Hadiah US$50,000 Untuk Penangkap Monster di Danau ...
Congratulations, Esther
MacDoctor on the multi-vitamin pills / breast canc...
Visitors to the blog in the last few weeks...
Probiotics show potential to stop C. difficile
Have Seed Oils Caused a Multi-Generational Obesity...
Have Seed Oils Caused a Multi-Generational Obesity...
Have Seed Oils Caused a Multi-Generational Obesity...
Have Seed Oils Caused a Multi-Generational Obesity...
Contingent Convertible Bond Watch
Melompat dari Ketinggian 9100m Tanpa Pengaman !
Vitamin could help under-nourished mothers have he...
Mandi Darah Perawan Untuk Awet Muda ( Gila ! )
Things I never thought I'd have to worry about
Blue Flow Concept Monitors Your Asthma Via Your Phone
Study Finds Vitamin D Deficiency Could Lead To Mor...
Homemade Whole Grain Bagels and Citrus Coleslaw
Naked Self-Promotion
Future Clark Medalists
DOES ACUPUNCTURE WORK TO PREVENT MIGRAINE HEADACHE...
Calcium, vitamin D and breast cancer risk
Relieve Dysmenorrhea Pain with Acupuncture
Mandul
Atresia Bilier
Impotensi
Transfusi Darah
4 Teknik Dalam Pemeriksaan Fisik
Chikungunya
Gastritis
Epistaksis
Faktor Penyebab Osteoporosis
Keparahan Luka Bakar
Protap Pemasangan Infus
Bilas Lambung
Cacar Air
ACOs: A common goal, various models
ACOs: A common goal, various models
Zipf's Law
The Treatment Trap author visits CT
NPNZ press release - multivitamins and breast cancer
Video 5 Wujud Tuyul Yang Tertangkap di Cirebon !
3 Konsep Penting Pahami Isi Hati Pasangan
Aksi Lucuti Pakaiannya Sebelum Intercourse
Raih Seks Luar Biasa, Sekarang!
Sejarah Kehidupan Seks Negeri Sakura
Singkap Gairah Terpendam si Dia
Jangan Perlakukan Seks Ibarat Mengganti Oli!
Foreplay Menggoda Bikin Aksi 'Panas' Anda Sempurna
Kale Dosa and Asparagus Chutney\Spread
Smoking bans slowly move to private clubs
What new natural cures are there?
Pot and Medical Device Manufacturing
Egalitarianism: The Next Step
Men's Health - 20 Symptoms a Man Should Never Ignore
►
March
(425)
►
February
(264)
►
January
(456)
►
2009
(2040)
►
December
(337)
►
November
(153)
►
October
(183)
►
September
(133)
►
August
(104)
►
July
(177)
►
June
(133)
►
May
(138)
►
April
(173)
►
March
(180)
►
February
(175)
►
January
(154)
►
2008
(1648)
►
December
(125)
►
November
(138)
►
October
(125)
►
September
(143)
►
August
(195)
►
July
(153)
►
June
(171)
►
May
(212)
►
April
(176)
►
March
(125)
►
February
(37)
►
January
(48)
►
2007
(408)
►
December
(51)
►
November
(43)
►
October
(30)
►
September
(23)
►
August
(26)
►
July
(28)
►
June
(48)
►
May
(32)
►
April
(33)
►
March
(32)
►
February
(39)
►
January
(23)
►
2006
(345)
►
December
(43)
►
November
(43)
►
October
(49)
►
September
(40)
►
August
(27)
►
July
(64)
►
June
(15)
►
May
(16)
►
April
(16)
►
March
(5)
►
February
(6)
►
January
(21)
►
2005
(90)
►
December
(14)
►
November
(21)
►
October
(8)
►
September
(7)
►
July
(2)
►
June
(5)
►
May
(4)
►
April
(2)
►
March
(5)
►
February
(7)
►
January
(15)
►
2004
(266)
►
December
(23)
►
November
(1)
►
October
(13)
►
September
(17)
►
August
(26)
►
July
(42)
►
June
(56)
►
May
(18)
►
April
(19)
►
March
(50)
►
February
(1)
Total Pageviews
112,000
No comments:
Post a Comment