Showing posts with label herbal. Show all posts
Showing posts with label herbal. Show all posts

Thursday, November 25, 2010

MENCEGAH DAN MENGATASI GANGGUAN PADA GUSI

Penyakit gusi yang sering terjadi adalah peradangan pada gusi yang bahasa kedokterannya disebut gingivitis. Penyakit tersebut awalnya dari dental plak yang merupakan campuran lengket terdiri dari partikel makanan, lendir dan bakteri. Plak terbentuk karena kurang membersihkan gigi sehingga menumpuk di leher gigi dan memasuki ruangan-ruangan sempit antara perbatasan gigi dan gusi. Plak tersebut lama kelamaan akan menjadi endapan keras yang disebut kalkulus (tartar) yang terbentuk pada gigi.

Pada kejadian gingivitis, dental plak atau kalkulus yang terbentuk tersebut lama kelamaan dapat mengiritasi gusi hingga terinfeksi. Gusi yang terinfeksi akan menjadi radang dan menyebabkan tepi jaringan gusi yang berbatasan dengan gigi menjadi merah dan bengkak, serta tampak mengkilat atau licin. Pada waktu gusi membengkak akan terbentuk kantong atau celah antara gigi dan gusi yang merupakan tempat yang nyaman bagi plak. Radang gusi atau gingivitis juga menyebabkan gusi cenderung mudah berdarah, terutama ketika menyikat gigi atau membersihkan gigi dengan benang, atau ketika makan makanan yang keras. Pendarahan gusi seringkali membuat penderitanya malas untuk menyikat giginya karena menimbulkan sakit, hal tersebut menyebabkan plak dan sisa makanan semakin menumpuk sehingga lebih memperburuk kondisi radang gusi. Tanda lain yang ditimbulkan peradangan gusi adalan nafas yang berbau tidak sedap.

Radang gusi lebih sering terjadi karena kurangnya merawat kebesihan gigi dan gusi sehingga terjadi penumpukan plak yang kemudian dapat mengiritasi gusi. Peradangan pada gusi juga dapat terjadi karena defisiensi/ kekurangan vitamin, terutama vitamin C. Selain itu, juga berhubungan dengan diabetes, reaksi allergi, gangguan darah serta penggunaan kontrasepsi dalam mulut (oral). Gusi yang sering berdarah juga harus diwaspadai sebagai gejala dari leukemia. Penyakit radang gusi cenderung akan semakin berat apabila penderita sedang hamil, telah menopause atau ketika menggunakan pil KB.

Gingivitis atau radang gusi bila kurang mendapat perawatan akan menjadi parah dan menyebar ke gigi sehingga mengakibatkan gigi lepas/tanggal. Keadaan tersebut disebut dengan periodontitis, yang merupakan tahap lebih lanjut dari gingivitis, dengan peradangan gusi yang lebih parah. Periodontitis merupakan penyakit gusi yang hebat yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Higiene/kesehatan mulut yang buruk memberi tempat bagi bakteri untuk berkembang biak. Bakteri tersebut memasuki kantong-kantong yang ditimbulkan gingivitis, selanjutnya akan merusak gusi, tulang dan jaringan pengikat, lama kelamaan gigi bisa menjadi lepas. Pada pengobatan periodontitis diperlukan operasi untuk mencegah kambuh kembali, disertai juga dengan peningkatan kebersihan mulut dan memeriksakan giig secara teratur.

Berikut ini beberapa tips untuk mencegah peradangan gusi, antara lain ;

Merawat dan menjaga kebersihan gigi dan gusi
Menyikat gigi dengan sikat gigi lembut secara teratur setiap sehabis makan dan sebelum tidur untuk membersihkan sisa-sisa makanan agar tidak terjadi penumpukan plak dan mencegah infeksi kuman. Bersihkan juga sela-sela gigi dengan menggunakan benang gigi minimal 3 kali seminggu, karena di sela-sela gigi sisa makanan masih sering tertinggal.

Membersihkan dental plak secara teratur ke dokter
Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk membersihkan plak dan karang gigi (kalkulus). walaupun telah menyikat gigi secara teratur, namun plak masih dapat terbentuk terutama di bawah garis batas gusi.

Mengkonsumsi vitamin C
Vitamin C berkhasiat sebagai antioksidan dan meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah infeksi termasuk infeksi kuman penyebab radang gusi, mempercepat penyembuhan luka. Sumber vitamin C alami banyak terdapat pada buah-buahan segar seperti kiwi, jambu bjin jeruk, tomat, sirsak, dan mangga. Sayuran yang banyak mengandung vitamin C antara lain brokoli.

Menghindari merokok
Merokok dapat meningkatkan risiko terkena radang gusi. Rokok dapat menekan sistem kekebalan sehingga tubuh sulit melawan infeksi.

Herbal atau tumbuhan obat yang digunakan untuk membantu mengatasi radang gusi antara lain daun sirih (Piper betle L.), sambiloto (Andrographis paniculata Nees.), kunyit (Curcuma longa L.), temu lawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), krokot (Portulaca oleracea ).

Berikut ini contoh beberapa resep herbal untuk radang gusi :

Resep 1. (pemakaian luar)
10 lembar daun sirih + 1 sendok makan garam direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, hangat-hangat airnya digunakan untuk berkumur-kumur hingga mengenai seluruh gusi. Lakukan secara teratur hingga 5 kali sehari.

Resep 2. (untuk radang gusi yang disebabkan karena defisiensi vitamin C)
2 buah tomat + 1 buah kiwi + 1 buah air perasan jeruk lemon + madu, diblender, lalu diminum. lakukan 2 kali sehari

Resep 3.
25 gram empu kunyit (dikupas dan dipotong-potong) + 5 lembar daun sirih + 30 gram asam jawa + gula aren secukupnya, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum. lakukan 2 kali sehari.

Resep 4.
10 gram sambiloto kering + 30 gram krokot hijau segar, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan 1-2 sendokmakan madu, diaduk, diminum 2 kali sehari.

Catatan : pilih salah satu resep yang sesuai, dan lakukan secara teratur. untuk perebusan gunakan panci enamel, panci kaca atau periuk tanah. Untuk radang gusi yang parah disarankan tetap konsultasi ke dokter.


Sumber: hembing

Thursday, September 2, 2010

ATASI RADANG GUSI DENGAN BERKUMUR AIR GARAM


Gusi yang sehat berwarna merah muda dan keras. Jika gusi terlihat lunak, meradang, mudah berdarah dan warnanya merah tua, besar kemungkinan telah terjadi peradangan (gingivitis).

Radang gusi terjadi karena terbentuknya plak, yaitu lapisan bakteri yang tidak berwarna dan lengket pada gigi. Itu sebabnya langkah pertama untuk mengatasi gingivitis adalah dengan menghilangkan plak. Program jangka panjang kebersihan gigi dan mulut juga perlu dilakukan untuk menyembuhkan dan mencegah radang gusi.

Ada cara alami untuk mengobati rasa nyeri pada gusi yang meradang, yaitu dengan berkumur air garam. "Bila berkumur dengan air garam, daerah yang bengkak jadi hipertonik sehingga bakteri yang ngumpul di plak akan keluar," kata Prof.drg.Melanie Djamil, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Jakarta.

Akan tetapi, kumur dengan air garam adalah solusi sementara. "Jika sumber masalah gangivitis adalah plak dan tartar, tetap saja harus dibersihkan dulu agar sakitnya tidak datang lagi," katanya



Tuesday, August 31, 2010

MANFAAT BUMBU KAYU MANIS UNTUK KESEHATAN


Tahukah anda, kayu manis tak sekedar membuat masakan terasa enak dan harum, tetap juga berkhasiat pada tubuh. Kayu manis dapat membantu mencegah penyakit Diabetes dan penyakit hati, demikian ungkap para ilmuwan seperti dikutip oleh Dailymail.

Sebuah penelitian menemukan bahwa segelas air rebusan kayu manis mengandung antioksidan yang mampu mengurangi risiko dari serangan kedua penyakit tersebut hingga 23 persen.

Para periset pada pusat ilmu pengetahuan kesehatan di Fairlawn, Ohio, AS meneliti sebanyak 22 obesitas yang "pre diabetes".Pre diabetes adalah keadaan sebelum seseorang terjangkit secara penuh penyakit diabetes.

Setengah dari partisipan diberikan sebanyak 250 mg air kayu manis untuk dikonsumsi setiap hari, sementara setengah lainnya menjalani plasebo, hormon yang digunakan untuk mengatur tingkat gula darah.

Plasebo, hormon yang diproduksi di hati, membuat penderita menjadi lebih resisten dengan gula ketimbang dengan tingkat insulin normal.

Darah dikumpulkan pada awal dan akhir dari survei tersebut. Hasilnya cukup menggembirakan. Peminum kayu manis tercatat mengalami penambahan antioksidan sekitar 13 hingga 23 persen yang berguna menurunkan tingkat gula darah.

Pakar dari Departemen pertanian AS sekalugus pemimpin penelitian, Richard Anderson, menuturkan dalam Journal of the American College of Nutrition bahwa penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui kegunaan atau manfaat dari jus kayu manis dalam mencegah penyakit diabetes dan hati.

Ia mengatakan, "hanya penelitian lebih lanjut yang akan memberitahu apakah penelitian investigasional mendukung gagasan bahwa orang yang kelebihan berat badan atau obesitas dapat mengurangi stress oksidatif dan gula darah dengan cara mengkonsumsi ekstrak kayu manis cukup aman dan efektif.

Namun, ia tetap menekankan, upaya penurunan berat badan tetap merupakan faktor utama dalam memperbaiki dan menurunkan risiko diabetes.

republika

Wednesday, August 4, 2010

KENALI JENIS AROMA ATAU WEWANGIAN YANG BERGUNA UNTUK KESEHATAN


Tahukah Anda bahwa indera penciuman manusia mampu mengenali ribuan aroma dan 10.000 kali lebih akurat dibanding indera pengecapan? Itu sebabnya, aroma tertentu bisa membantu kita menurunkan kadar stres, memperbaiki mood, atau mengurangi rasa sakit.

Mengurangi hasrat "ngemil"
Wewangian yang Anda sukai ternyata bisa membantu mengurangi hasrat tak tertahankan untuk ngemil. Demikian menurut Alan Hirsch, MD, pendiri Smell & Taste Treatment and Research Foundation di Chicago, AS. Dalam salah satu risetnya, ia menyuruh orang-orang yang kegemukan untuk menghirup aroma pisang, apel hijau, dan pepermin ketika mereka merasa lapar. Ternyata mereka mampu mengurangi bobot tubuhnya lebih banyak dibanding orang yang tidak mencium aroma segar itu.

Menenangkan
Di sela kesibukan kerja yang menguras konsentrasi dan stres, teteskan minyak beraroma jeruk atau lavender. Dalam studi di Austria, para peneliti meminta responden mencium aroma jeruk dan sebagian lagi mencium aroma lavender. Ternyata kedua kelompok itu merasa cemas mereka berkurang. Mereka juga merasa lebih positif dan lebih tenang dibanding dengan responden yang tidak mencium aroma apa pun.

Belajar sesuatu yang baru
Menjelang presentasi di hadapan klien penting atau Anda diminta mempelajari software terbaru yang bikin kepala pusing, berikan percikan wangi rosemary di sekitar Anda. Dalam sebuah studi, 48 mahasiswa yang diberikan paparan aroma rosemary mengaku mereka lebih mampu berkonsentrasi dan mengerjakan soal ujian lebih baik.

Melawan sakit
Ada cara alami untuk mengurangi nyeri atau sakit tanpa obat-obatan medis. Caranya, dengan mencium aroma lavender atau pepermin. Hal ini sudah dibuktikan pada pasien yang menjalani prosedur laparoskopi gastrik bypass operasi. Selama operasi, mereka menggunakan masker yang ditetesi minyak lavender atau pepermin. Ternyata mereka hanya butuh dosis analegik lebih kecil pasca-operasi. Pepermin juga diketahui mengurangi sakit kepala.

Mengurangi nyeri haid
Studi yang dilakukan di Korea terhadap wanita yang sering menderita nyeri haid menyebutkan, mereka yang rutin melakukan pijat dengan minyak esensial setidaknya satu minggu sebelum periode menstruasi melaporkan, rasa nyeri dan kram perut mereka berkurang hingga setengahnya.

Meningkatkan gairah
Aroma bedak bayi bersama dengan wangi mentimun dan licorice ternyata mampu meningkatkan aliran darah ke vagina hingga 13 persen. Demikian juga dengan lavender dan pie labu. Anda bisa mendapatkannya dengan mengoleskan bedak bayi di kulit setelah mandi atau menyiapkan makan malam dengan menu mentimun segar.

Tidur lebih nyenyak
Tentu ada alasan kuat mengapa sejak ratusan tahun orang menaruh bunga lavender di balik bantal mereka. Penelitian menunjukkan, aroma lavender membuat seseorang tidur dalam lebih lama dan juga mengatasi insomnia ringan. Ingin tidur lebih nyenyak? Perciki sedikit wangi lavender di sekitar kamar sebelum waktu tidur.




Tuesday, June 29, 2010

MENGATASI DAN MENCEGAH PILEK SECARA ALAMI

Pilek atau selesma merupakan penyakit yang paling umum dan sering ditemui, dapat menyerang anak-anak maupun lanjut usia. Sebagian orang awam sering menyamakan penyakit ini dengan influenza, padahal sebenarnya pilek dan influenza adalah dua penyakit yang berbeda, hanya gejalanya ada kemiripan, biasanya influenza lebih hebat penderitaannya dibandingkan pilek. Pilek tidak disertai dengan demam tinggi atau menggigil seperti pada influenza.

Gejala pilek atau selesma ditandai dengan tersumbatnya saluran pernapasan, tidak enak badan, kepala terasa pening dan berdenyut-denyut, bersin-bersin, ingus yang cair meleleh keluar dari hidung, temperatur tubuh naik atau demam ringan , mata merah dan terasa sakit, sakit tenggorokan sehingga sulit menelan, suara serak dan batuk-batuk. Penyakit ini sering diikuti dengan peradangan tonsil/amandel dan radang tenggorokan. Pilek sebenarnya bukan termasuk penyakit berat namun sangat menganggu penderitanya.
Pilek atau selesma terutama disebabkan oleh infeksi virus, ada lebih dari 200 virus yang telah diketahui menimbulkan selesma. Juga dapat disebabkan karena daya tahan tubuh yang menurun, atau adanya alergi di hidung dan kerongkongan. Pilek sangat mudah menular, orang dengan daya tahan tubuh yang lemah mudah tertular penyakit ini. Penularan penyakit ini bisa terjadi melalui percikan bersin atau ludah penderita yang mengandung virus dan masuk melalui saluran pernafasan. Pilek biasanya berlangsung selama 1-2 minggu. Gejalanya akan berangsur-angsur berkurang setelah 3-5 hari dilakukan perawatan sendiri. Namun jika gangguan tetap tidak berkurang setelah 3-5 hari melakukan perawatan sendiri, menandakan adanya tambahan infeksi bakteri.

Walaupun selesma/pilek bukan termasuk penyakit yang berat, namun penyakit ini susah diatasi sehingga sering kambuh. Pengobatan yang bisa dilakukan hanya untuk meredakan gejala atau simtomnya. Hal ini karena virus yang menyebabkan selesma sangat banyak jumlahnya dan dapat mengalami perubahan atau memiliki kesanggupan untuk mengalami mutasi genetik sehingga dapat timbul virus-virus baru. Hal tersebut menyebabkan virus selesma kebal terhadap vaksin tertentu atau antibodi tertentu dalam beberapa waktu sehingga sangat sulit untuk membuat vaksin selesma.

Penyakit selesma merupakan penyakit yang sering menyerang dan berulang-ulang. Karena ada lebih dari 200 virus yang dapat menyebabkan penyakit ini, maka dalam setahun bisa terserang pilek berkali-kali, amatlah mungkin terserang selesma lagi sebelum selesma yang pertama selesai. Oleh karena itu, untuk mencegah selesma yang paling utama adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yaitu melalui pola hidup sehat, seperti olahraga yang teratur dan terukur serta tidak berlebihan, menghindari atau mengendalikan stres dengan baik, serta asupan makanan yang bergizi terutama yang mengandung vitamin A can C. Selain itu agar terhindar dari selesma, sering-seringlah mencuci tangan, karena virus selesma dapat bertahan pada meja, pegangan pintu, uang atau apapun selama beberapa jam. Hindari juga lingkungan atau orang yang selesma karena bisa tertular melalui percikan bersin penderita.

Untuk perawatan selesma tanpa disertai komplikasi adalah banyak istirahat, makan makanan yang bergizi untuk meningkatkan kondisi tubuh, kompres hangat di dada dan kepala, mandi dengan air hangat, dan minum obat untuk mengatasi gejala selesma yang tidak nyaman.

Herbal atau tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi pilek atau selesma mempunyai efek sebagai penurun panas (antipiretik), anti-infeksi, antitussif (meredakan batuk), dan membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Berikut beberapa resep tumbuhan obat untuk mengatasi pilek :
Resep 1.
10 lembar daun sirih + 25 gram empu kunyit (dipotong-potong), setelah dicuci bersih direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan madu atau gula batu, airnya diminum 2-3 kali, setiap kali minum 100-150 cc.

Resep 2.
Daun sambiloto kering dijadikan bubuk, ambil 1-2 gram bubuk tersebut lalu seduh dengan air panas, tambahkan madu, diaduk, lalu diminum setelah hangat. Lakukan 3 kali sehari.

Resep 3.
Sambung nyawa segar + 15 gram pegagan segar, dicuci bersih lalu diblender + 150 cc air matang, diblender, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Resep 4.
10 gram jahe segar + 1 siung bawang putih, dicuci bersih dan dihaluskan,lalu diseduh dengan 200 cc air panas, tambahkan air perasan dari ½ buah jeruk lemon dan madu, kemudian diminum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari.

Catatan : pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca/pyrex atau panci enamel.


Sumber: hembing

Monday, June 28, 2010

MENGATASI BATU EMPEDU DENGAN RAMUAN HERBAL

Kandung empedu adalah salah satu organ tubuh yang kecil dan berotot yang berbentuk kantong tempat menyimpan cairan empedu yang merupakan campuran dari asam-asam, garam kalsium, pigmen bilirubin dan kolesterol. Kandung empedu pada malam hari akan diisi dengan empedu yang dihasilkan oleh hati, dan akan dikeluarkan pada pagi harinya ketika sarapan. Kandung empedu dapat mengalami gangguan, yang paling sering terjadi adalah pembentukan batu. Selain di kandung empedu, kadang-kadang batu (calculi) dapat juga terbentuk dalam saluran empedu tetapi jarang terjadi.

Batu empedu disebabkan karena oleh perubahan secara kimiawi pada empedu seseorang. Batu empedu kebanyakan terbentuk dari kolesterol yang larut dalam empedu. Selain itu dapat juga terbentuk dari campuran kolesterol dan bilirubin (pigmen empedu), atau campuran kalsium dan bilirubin. Faktor lain terjadinya pembentukan batu empedu adalah adanya unsur-unsur yang mempermudah terjadinya kristalisasi. Terbentuknya batu biasanya karena empedu terlalu lama di simpan dalam kantung empedu, kemudian batu tersebut dapat berjalan ke saluran empedu dan menyangkut di sana.

Bentuk dan ukuran batu empedu bermacam-macam. Batu empedu yang terbentuk dari kristal kolesterol berwarna kuning dan mengkilat. Batu yang terbentuk dari pigmen bilirubin biasanya berwarna hitam dan keras atau berwarna coklat tua tetapi rapuh. Ukuran batu empedu rata-rata berdiameter sekitar 1-2 cm.

Batu empedu yang tinggal diam tidak menimbulkan gejala apa-apa. Namun apabila batu tersebut menyumbat saluran empedu atau mengakibatkan peradangan pada kantung empedu akan menimbulkan serangan hebat yang sakit sekali. Gejala yang biasa ditimbulkan antara lain dimulai dengan nyeri akut yang hebat pada bagian atas kanan perut yang menjalar ke punggung. Umumnya serangan batu empedu sering timbul pada malam hari atau sesudah makan terutama sewaktu mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi. Makanan yang mengandung lemak tersebut dapat memicu hormon menstimulasi kantong empedu sehingga berkontraksi dan memaksa empedu yang tersimpan di dalamnya keluar dan masuk usus halus. Namun karena ada batu yang menghambat aliran empedu, kantung empedu berkontraksi dengan kuat sehingga timbul rasa nyeri yang hebat. Gejala lainnya yaitu gangguan pencernaan, mual, muntah, gas dalam perut, sendawa, kolik, berkeringat, kedinginan, suhu badan agak tinggi dan feses berwarna coklat. Batu yang terdapat pada saluran empedu dapat menyumbat dan menghambat aliran empedu sehingga dapat menyebabkan penyakit kuning dan memungkin infeksi menjalar ke hati. Pecahan batu empedu dapat menyebabkan iritasi pada dinding kandung empedu dan saluran empedu sehingga terjadi infeksi dan peradangan.

Penyakit batu empedu lebih sering diderita oleh wanita sampai pada usia 50 tahun. Di atas usia tersebut, pria dan wanita mempunya risiko yang sama untuk menderita batu empedu. Semakin bertambahnya usia semakin besar kemungkinan orang untuk terserang batu empedu. Wanita yang mengalami lebih dari 2 kali kehamilan juga mempunyai risiko yang lebih tinggi terkena batu empedu.

Diet yang harus diperhatikan oleh penderita batu empedu antara lain yaitu :
  • Mengurangi makanan berlemak untuk mencegah serangan,
  • Hindari makanan yang digoreng, daging kambing, daging babi, bumbu-bumbu yang merangsang serta makanan yang kadar gulanya tinggi.
  • Hindari makanan yang menimbulkan gas seperti kol, sawi, lobak, ketimun, ubi, nangka, durian serta minuman yang mengandung soda dan alkohol
  • Minum jus apel dan lemon secara teratur.

Jenis herbal/tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk terapi pengobatan batu empedu diantaranya mempunyai khasiat membantu menghancurkan batu kandung empedu, antiradang (anti-inflamasi), membantu meredakan rasa sakit (analgetik), menurunkan panas (antipiretik). Bebeberapa jenis tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk terapi pengobatan batu empedu antara lain :

1. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl.)
2. Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus Miq.)
3. Daun Sendok (Plantago mayor L.)
4. Tempuyung (Sonchus arvensis L.)
5. Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
6. Tongkol dan rambut jagung (Zea mays L.)
7. Kunyit (Curcuma longa L.)
8. Gempur batu (Borreria hispida Schum.)

Berikut ini beberapa contoh resep herbal yang dapat digunakan untuk membantu pengobatan batu empedu :
Resep 1.
30 gram daun kejibeling segar + 15 gram daun ungu segar + 100 gram rambut jagung, dicuci dan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Resep 2.
30 gram daun kumis kucing kering atau 60 gram segar + 7 tongkol jagung muda yang belum ada bijinya + 30 gram kunyit (dipotong-potong), dicuci dan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Resep 3.
30 gram daun tempuyung segar + 30 gram daun sendok segar + 15 gram daun sambiloto segar, direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.

Catatan :
- pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. disarankan untuk tetap konsultasi ke dokter.
- Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel, atau panci pyrex.
- Apabila menggunakan bahan/herbal kering gunakan separuh dari bahan segar ( misal 30 gram daun sendok segar = 15 gram daun sendok kering)


Sumber: hembing

Sunday, June 27, 2010

Mengantisipasi Batuk Rejan (Pertussis) dengan Tumbuhan Obat

Batuk rejan disebut juga dengan batuk gonggong karena suara batuknya diiringi suara gonggong atau suara melengking. Selain itu, sering disebut juga dengan nama batuk 100 hari, karena batuknya dapat berlangsung cukup lama yaitu sekitar 6 minggu atau lebih.

Penyakit ini termasuk infeksi pernafasan akut yang sangat menular. Batuk rejan lebih sering menyerang anak-anak terutama dibawah umur 2 tahun yang tidak mendapatkan imunisasi. Oleh karena itu semua bayi sebaiknya diimunisasi untuk membentuk kekebalan (imunitas), sehingga walaupun terjadi batuk rejan hanya dalam bentuk yang ringan. Penyakit ini juga dapat terjadi pada orang dewasa namun tidak berbahaya, tetapi menjadi lebih berbahaya apabila terjadi pada anak-anak balita dan orang lanjut usia.

Batuk rejan disebabkan oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis dan kadang-kadang oleh Bordetella parapertussis atau Bordetella bronchiseptica. Penularannya melalui batuk atau bersin yang dihamburkan ke udara oleh penderita yang terinfeksi. Secara tipikal, serangan batuk rejan terjadi secara mendadak, terutama pada malam hari.

Gejala atau tanda pertama dari batuk rejan muncul sesudah 7-14 hari terinfeksi oleh bakteri Bordetella pertussis. Batuk rejan berlangsung dalam 3 stadium dengan masing-masing stadium berakhir 2 minggu.

Stadium awal menunjukan gejala batuk yang teriritasi terutama pada malam hari, serangan batuk biasanya didahului bersin, napsu makan hilang, lesu, mata kelihatan merah dan berair.

Pada stadium kedua, batuk semakin parah disertai dahak kental, setiap batuk diakhiri suara melengking atau gonggong dan berulang-ulang dengan cepat . penderita dapat mengalami muntah di atara serangan batuk. Selama batuk, muka penderita kelihatan merah kebiru-biruan, urat leher tegang, air mata tergenang dan lemas. Pada bayi serangan batuk dapat menyebabkan bayi tidak bernafas secara periodik, kekurangan oksigen dan gangguan metabolisme. Stadium kedua merupakan stadium yang paling rentan.
Stadium akhir : intensitas batuk yang mengikil serta muntah berkurang dan hilang secara bertahap.

Pencegahan dan perawatan yang dapat dilakukan antara lain :

  • lakukan vaksinasi pada bayi untuk mencegah terserangnya penyakit ini. Vaksinasi tidak boleh diberikan kepada anak-anak berumur 6 tahun ke atas karena dapat menyebabkan demam yang parah.
  • Tempatkan penderita dalam ruang terpisah dengan anak – anak lainnya kira- kira 6 minggu untuk menghindari penularan.
  • Berikan makanan yang bergizi yang mudah dicerna sedikit demi sedikit
  • Hindari makanan yang banyak mengandung gula pasir, pemanis buatan, gorengan dan makanan/minuman dingin.
  • Batuk rejan yang terjadi pada bayi dan balita harus segera di periksa ke dokter.
  • Tumbuhan obat atau herbal yang dapat digunakan untuk pengobatan batuk rejan diantaranya berkhasiat sebagai anti-infeksi, antibakteri, antibiotik, antibatuk (antitussive), peluruh dahak (ekspektorant). Beberapa tumbuhan obat tersebut antara lain :

1.Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
Khasiat : antiradang, antibiotik, menurunkan panas, menghilangkan sakit (analgetik), menghilangkan bengkak, antitoksik, menstimulasi sistem immun

2.Pegagan (Centella asiatica Urban.)
Khasiat : anti-infeksi, antitoksik, penurun panas

3.Lidah Buaya (Aloe vera L.)
Khasiat : antiradang, meredakan sakit (analgetik), parasitiside, pencahar.

4.Bawang Putih (Allium sativum L.)
Khasiat : antibiotik, peluruh dahak, antiseptik, menstimulasi sistem immun, membunuh parasit (parasitiside).

5.Kencur (Kaempferia galanga L.)
Khasiat : antibatuk, peluruh dahak , antibakteri, menghilangkan sakit

6.Buah Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Khasiat : antiseptik, antiradang,

7.Kulit Jeruk Mandarin (Citrus nobilis Lour.)
Khasiat : meredakan batuk, antiasma, pelururuh dahak, antiradang

Berikut beberapa contoh resep tumbuhan obat/herbal yang dapat digunakan untuk membantu pengobatan batuk rejan .

Resep 1.
50-70 gram daun lidah buaya dikupas kulitnya dan diambil bagian dalamnya + 1 buah mengkudu matang, dicuci bersih dan dipotong-potong, dijus, dipanaskan airnya hingga mendidih, tambahkan gula batu, hangat-hangat diminum 2 kali sehari.

Resep 2.
5 gram daun sambiloto + 1 siung bawang putih, direbus dengan 300 cc air hingga tersisa 150 cc, tambahkan madu, kemudian diminum 2 kali sehari.

Resep 3.
15 gram pegagan + 10 gram kencur, dicuci bersih dan ditumbuk, lalu direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Catatan :
Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. disarankan untuk tetap konsultasi ke dokter.
Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel, atau panci pyrex.


Sumber: hembing

Saturday, June 26, 2010

ROKOK ADALAH PENYEBAB: GANGGUAN PARU DAN PEMBULUH DARAH

Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan serius hingga membawa kematian. Merokok dapat merusak paru-paru, bronkhi, otak, pembuluh darah jantung, dan organ-organ lain. Kebiasaan merokok berhubungan dengan penyakit-penyakit yang berisiko tinggi seperti bronkhitis kronis atau radang saluran pernafasan, asma, radang paru-paru (pneumonia), penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), emfisema, pengerasan arteri (arteriosklerosis), stroke, jantung koroner, tukak lambung, kanker paru-paru, mulut, tenggorokan, dan nasofaring. Selain itu, juga dapat merusak sperma dan menyebabkan impotensi, memicu penggumpalan darah sehingga sirkulasi darah tidak lancar. Pada wanita hamil dapat memperbesar risiko keguguran, kematian pada janin atau menimbulkan kecacatan pada bayi. Merokok juga dapat meningkatkan sekresi lendir di seluruh saluran pernafasan meningkat, memperlambat gerakan bulu-bulu getar (cilia) pada dinding saluran nafas bahkan silia dapat terbakar karena efek panas dari asap rokok. Hal tersebut mengurangi kemampuan silia dan lendir untuk mengeluarkan kontaminan (benda asing) menjadi berkurang, dinding saluran nafas meradang yang akhirnya dapat berkembang menjadi kanker.

Rokok membuat banyak orang yang menghisapnya ketagihan dan susah untuk berhenti. Bahkan akibat ketagihan tersebut jumlah rokok yang dihisap cenderung bertambah. Hal tersebut dapat terjadi karena rasa nikmat yang dipengaruhi oleh zat nikotin yang bersifat adiktif (membuat orang kecanduan) sehingga membuat ketergantungan merokok. Padahal dibalik rasa nikmat tersebut nikotin merupakan zat racun yang menyebabkan berbagai penyakit. Di antara efek negatif nikotin adalah menyebabkan peningkatan tekanan darah, kecepatan denyut jantung dan penyempitan pembuluh darah (vasokonstriksi) termasuk pembuluh darah koroner. Tekanan darah yang tinggi dapat mempercepat terjadinya kerusakan otak, pembuluh darah, mata, dan ginjal. Gangguan pada pembuluh darah koroner memicu penyakit jantung koroner dan akhirnya terjadi serangan jantung.

Pada asap rokok ditemukan lebih dari 4000 zat aktif kimiawi yang berpotensial menyebabkan gangguan paru-paru dan jantung. Hampir semua dari zat aktif yang dihasilkan asap rokok tersebut juga bersifat karsinogenik (zat-zat pemicu kanker) yang memicu timbulnya kanker saluran pernafasan seperti kanker paru dan nasofaring. Selain nikotin, zat berbahaya lain diantaranya yaitu karbonmonoksida dan tar. Karbonmonoksida mencegah darah membawa oksigen dengan jumlah yang cukup sehingga jantung serta jaringan-jaringan tubuh kekurangan oksigen dan nutrisi yang akhirnya dapat mengganggu kesehatan. Tar merupakan senyawa karsinogenik yang dihasilkan ketika terjadi pembakaran dengan suhu tinggi pada rokok. Senyawa tar tersebut dapat mengendap sepanjang lapisan dalam paru-paru, semakin lama lapisan tersebut akan semakin tebal. Senyawa tar yang bersifat karsinogenik tersebut akan mengiritasi mukosa bronkhus sehingga akhirnya menjadi rusak dan berpotensi menjadi kanker paru-paru dan kanker saluran napas lainnya. Risiko perokok menjadi penderita kanker paru tergantung pada jumlah batang rokok yang dihisap setiap hari, dalamnya isapan rokok, umur mulai merokok, dan kadar nikotin yang terdapat dalam rokok.

Merokok tidak hanya mengakibatkan gangguan kesehatan pada si perokok tetapi juga mengancam keselamatan jiwa orang di sekitarnya yang terpaksa ikut menghisap asap rokok yang sering dikenal dengan istilah perokok pasif. Asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran pernafasan dan infeksi telinga tengah, terutama pada anak-anak. Berdasarkan laporan Journal of the American College of Cardiology, orang yang tidak merokok tetapi tinggal di lingkungan perokok mempunyai 4 kali risiko lebih besar terkena serangan jantung dibandingkan dengan orang yang tinggal di lingkungan bebas asap rokok.

Angka kematian akibat merokok semakin meningkat. Dilaporkan bahwa laki-laki perokok mempunyai angka kematian (mortalitas) 70% lebih tinggi daripada laki-laki yang tidak merokok, yaitu menjadi penyebab utama kematian termasuk kanker paru-paru dan penyakit jantung koroner. Di Amerika Serikat diperkirakan 140.000 orang pertahun mengalami kematian akibat kanker paru-paru, dan sekitar 85% diantaranya diakibatkan karena merokok. Perokok juga mempunyai peluang terkena jantung koroner 2 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan bukan perokok, serta dapat meningkatkan risiko terserang stroke sekitar 70%.

Selain membahayakan kesehatan, merokok juga merugikan secara materi karena besarnya biaya yang dikeluarkan, apalagi harga rokok semakin hari semakin mahal. Selain itu belum termasuk biaya-biaya lain yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi rokok, seperti korek api dan perlengkapan merokok lainnya, kebakaran yang ditimbulkan oleh rokok, kehilangan beberapa hari kerja dan biaya pengobatan karena penyakit yang diakibatkan merokok.

Kebanyakan perokok susah untuk berhenti merokok meskipun mengetahui bahaya yang ditimbulkannya. Mereka beranggapan bahwa merokok membuatnya menjadi lebih rileks dan menghilangkan gelisah, serta dapat menambah semangat atau berguna untuk mencari inspirasi/ilham. Alasan-alasan tersebut sebenarnya lebih bersifat subyektif. Untuk bisa berhenti merokok harus ada kesadaran dan tekad yang kuat, apabila tidak bisa berhenti seketika dapat dilakukan secara bertahap.

Berikut beberapa jenis tumbuhan obat/herbal yang digunakan untuk pengobatan gangguan paru-paru dan pembuluh darah.

1.Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
Khasiat : antiradang, antibakteri, menetralkan material toksik/racun. Digunakan untuk batuk, batuk rejan, bronkhitis, TBC paru, abses paru, tumor paru.

2.Cakar Ayam (Selaginella doederleinii Hieron.)
Khasiat : antikanker, menetralkan racun (antitoksik), antibengkak. Untuk pengobatan kanker paru, kanker nasofaring, radang paru, bronkhitis, batuk darah.

3.Pegagan (Centella asiatica Urb.)
Khasiat : anti-infeksi, anti-radang. Digunakan untuk batuk kering, bronkhitis, batuk darah, flek paru, TBC paru, influenza.

4.SIRIH (Piper betle L.)
Khasiat : antiseptik, antiradang. Digunakan untuk batuk dan bronkhitis

5.Umbi Bunga Lili/pahap
Khasiat : mengatasi batuk, batuk berdarah, bronkhitis, TBC paru, radang paru.

6.Rumput Lidah Ular (Hedyotis diffusa Willd.)
Khasiat : antiradang, meningkatkan sirkulasi darah, menghilangkan panas dan toksin. Untuk mengatasi bronkhitis, radang paru, kanker nasofaring, kanker paru, dan lain-lain.

7.Daun Dewa (Gynura segetum [Lour.] Merr.)
Khasiat : sebagai antikoagulan, mencairkan bekuan darah, meningkatkan sirkulasi darah, membersihkan racun. Digunakan untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah, gangguan jantung, stroke, dan kolesterol tinggi.

8.Sembung (Blumea balsamifera DC.)
Khasiat : melancarkan sirkulasi darah, menghilangkan bekuan darah dan pembengkakan. Digunakan untuk angina pektoris (nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah)

9.Thien chi (Panax notoginseng [Burk] F.H.Chen.)
Khasiat : meningkatkan sirkulasi darah, menghancurkan bekuan darah, tonik pada jantung. Untuk menurunkan kadar lemak darah tinggi, mengatasi penyempitan pembuluh darah, jantung koroner, angina pektoris.

10.Jamur kayu/Ling zhi (Ganoderma lucidum Karst.)
Khasiat : meningkatkan energi dan daya tahan tubuh, mengatasi batuk, asma, menurunkan kolesterol tinggi, mencegah jantung koroner, dan lain-lain.


Sumber: hembing

Friday, June 25, 2010

KEMANGI DAPAT MENCEGAH RADIKAL BEBAS

Kemangi tentunya bukan herbal yang asing bagi Anda. Bumbu dapur satu ini banyak digunakan untuk menguatkan aroma makanan. Selain ditambahkan pada berbagai menu masakan, tumbuhan bernutrisi ini juga baik bagi kesehatan.

Kemangi mengandung sederetan flavonid yang membantu melindungi sel-sel dan kromosom dari kerusakan. Studi-studi telah menunjukkan bahwa dua dari flavonoid ini (orientin dan vicenin) berguna dalam melindungi struktur sel dan kromosom dari kerusakan akibat radiasi dan oksigen.

Selain itu, minyak esensial dari kemangi terbukti menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri termasuk bakteri yang kebal antibiotik. Minyak kemangi telah terbukti menghambat pertumbuhan dan penyebaran staphylococcus, enterococcus, pseudomonas, bakteri e. coli dan jenis lainnya.

Eugenol, yang terkandung dalam minyak kemangi, mempunyai efek antiperadangan dengan cara menghambat enzim cyclooxygenase. Aspirin dan ibuprofen juga bekerja dengan menghambat hormon ini. Jadi, kemangi mempunyai manfaat penyembuh dan bisa meredakan gejala-gejala gangguan peradangan, seperti radang sendi dan peradangan usus.

Kemangi juga kaya vitamin A, yang membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas yang mengoksidasi kolesterol di aliran darah (sehingga mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah).

Selain vitamin A, kemangi juga mengandung magnesium. Mineral esensial ini membantu merilekskan jantung dan pembuluh darah, sehingga memperlancar aliran darah. Nutrisi lain yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi kemangi adalah besi, kalsium, kalium, dan vitamin C.

Bagaimana cara menggunakannya? Anda bisa mengonsumsi kemangi sebagai salad atau lalapan segar. Anda juga bisa mencobanya sebagai bahan sup. Gunakan kemangi segar utuh atau yang telah dipotong-potong untuk menambah rasa makan malam Anda. Jika menggunakan kemangi dalam menu masakan, tambahkan di penghujung memasak, sehingga kandungan minyak di dalamnya tidak menguap akibat panas. (hd/mediaindonesia)

Mengatasi Pembesaran Kelenjar Prostat (Prostat hipertrofi) dengan Herbal

Prostat merupakan sebuah kelenjar pada pria yang terletak pada pangkal zakar, mengelilingi leher kandung kemih dan urethra (saluran kemih bagian luar). Prostat terdiri dari kelenjar sekretori yang menghasilkan cairan pada sel mani sewaktu dikeluarkan. Pada waktu seorang pria mencapai pubertas, maka kelenjar tersebut mulai membuat cairan itu. Sesuai dengan pertambahan usia yang semakin tua, seorang pria dapat mengalami pembesaran prostat dan meradang.

Sekitar 20 % lelaki pada usia 50 tahun kemungkinan pernah mengalami pembengkakan prostat, dan pada usia 80 tahun kemungkinannya dapat mencapai 80%. Faktor penyebab dari adanya pembengkakan prostat berkaitan dengan pertambahan umur serta perubahan hormonal, yaitu adanya aktivitas hormon testosteron yang diubah menjadi hormon dehidrostestosteron di dalam sel prostat, kemudian zat tersebut bereaksi dengan RNA di dalam inti sel sehingga terjadi sintesa protein yang menyebabkan pembesaran prostat. Prostat hipertrofi juga berkaitan dengan adanya radang, penyumbatan arteri, tumor, atau gangguan metabolisme.

Prostat hipertrofi merupakan kondisi pertumbuhan kelenjar prostat yang berlebihan. Pembengkakan kelenjar prostat yang cukup besar dapat menekan sampai ke kandung kemih dan uretra sehingga terjadi penyempitan uretra. Keadaan tersebut dapat menghambat (obstruksi) aliran urin dan selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Selain itu, pembesaran prostat juga dapat membentuk kantong dari kandung kemih sehingga sewaktu buang air seni masih ada yang tertinggal di dalam kandung kemih, urin yang tertinggal ini dapat membentuk batu atau kista.

Sejumlah laki-laki dapat mengalami pembesaran prostat tanpa merasakan gejala, terutama pada tahap awal. Namun secara umum, seseorang yang mengalami pembesaran prostat menunjukan sejumlah gejala yang berkaitan dengan pengeluaran air seni, yaitu :
  • selalu ingin buang air kemih dan frekuensinya bertambah, siang maupun malam hari.
  • proses pembuangan air kemih tertunda karena sukar dikeluarkan pada saat akan memulai pengeluaran.
  • air kemih keluar secara menetes dan pengeluaran terjadi berulang kali.
  • pengosongan kandung kemih tidak tuntas.
  • Penurunan tekanan dan jumlah pengeluaran air kemih.
  • terasa ngilu pada pangkal alat kelamin.
  • adanya infeksi saluran urin yang ditandai dengan rasa perih dan seperti terbakar ketika buang air kemih.
  • Apabila hambatan (obstruksi) terjadi lebih parah, maka pengeluaran air kemih terjadi lebih sering dan tidak teratur sehingga sering bangun tengah malam untuk buang air kemih. Kadang-kadang terdapat darah dalam urin karena pecahnya pembuluh darah. Keadaan yang lebih buruk dapat menimbulkan komplikasi yang serius seperti terjadi pendarahan, pembesaran prostat berlanjut menjadi infeksi, dan fungsi ginjal mengalami penurunan sehingga dapat mengakibatkan gagal ginjal.

Beberapa herbal/tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan ganggguan prostat diantaranya mempunyai khasiat/fungsi sebagai antibiotik atau antiradang, anti-infeksi, menghilangkan pembengkakan, peluruh kemih (diuretik), dan meredakan rasa sakit (analgetik). Berikut beberapa herbal untuk mengatasi pembesaran dan peradangan prostat, antara lain :

1. Tomat (Solanum lycopersicum)
cara pemakaian ; buah tomat secukupnya direbus setengah matang lalu dijus/diblender, minum setiap hari secara teratur.

2. Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
khasiat : sebagai antiradang/antibiotik, menghilangkan bengkak, meredakan sakit (analgetik).

3. Akar Alang-Alang (Imperata cyllindrica [L.] Beauv.)
khasiat : sebagai peluruh kemih (diuretik), antiradang, menghentikan pendarahan

4. Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus Miq.)
khasiat : antiradang, peluruh kemih, menghancurkan batu saluran kemih.

5. Meniran (Phyllanthus urinaria L.)
khasiat : antiradang, peluruh kemih, penurun panas

6. Daun Sendok ( Plantago major L.)
khasiat : antiradang, peluruh kemih, menghentikan pendarahan pada urin

7. Krokot (Portulaca oleraceae L.)
khasiat : menghilangkan rasa sakit (analgetik), antiradang, peluruh kemih (diuretik), menghilangkan bengkak dan melancarkan sirkulasi darah.

8. Pegagan (Centella asiatica)
khasiat : anti-infeksi, peluruh kemih, penurun panas

9. Daun Dewa (Gynura segetum [Lour.] Merr.)
khasiat : menghilangkan bekuan darah dan pembengkakan, meningkatkan sirkulasi dan menghentikan pendarahan.

10. Rumput Lidah Ular (Hedyotis diffusa)
khasiat : antiradang, antikanker, peluruh kemih, meningkatkan sirkulasi darah.

Berikut contoh ramuan herbal untuk gangguan prostat

Resep 1.
Bahan :
60 gram akar alang-alang segar (30 gram kalau kering)
15 gram sambiloto kering
30 gram tumbuhan kumis kucing kering
Cara pemakaian :
Semua bahan dicuci dan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.

Resep 2.
Bahan :
30 gram pegagan segar (15 gram kering)
30 gram meniran segar (15 gram kering)
30 gram daun dewa segar (15 gram kering)
Cara pemakaian :
Semua bahan dicuci dan direbus dengan 800-1000 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.

Resep 3.
Bahan :
100 gram krokot hijau segar (30 gram kering)
30 gram daun sendok segar (15 gram kering)
30 gram rumput lidah ular kering
Cara pemakaian :
Semua bahan dicuci dan direbus dengan 1000 cc air (1 liter) hingga tersisa 400 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.
Keterangan : rumput lidah ular dapat dibeli di toko obat Tionghoa dengan nama Bae hua she she cao, atau dapat diganti oleh rumput mutiara.

Catatan :
Pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca/pyrex atau panci enamel. Keluhan yang serius disarankan untuk konsultasi ke dokter.

konsumsi selalu jus tomat : 2-3 buah tomat direbus hingga setengah matang, dijus, lalu diminum. lakukan setiap hari secara teratur.

Thursday, June 24, 2010

MENCEGAH & MENGATASI ALERGI Secara ALAMI

Alergi adalalah gangguan kepekaan (reaksi sensitivitas) dari tubuh terhadap benda-benda tertentu (alergen). Hal tersebut tidak terjadi pada kebanyakan orang. Alergi sering menyerang orang yang tubuhnya sensitive terhadap rangsangan-rangsangan dari luar ataupun dari dalam tubuh. Reaksi sensitivitas yang berlebihan tersebut dapat terulang kembali jika tubuh kemasukan lagi benda asing (alergen) yang sama. Alergi dapat terjadi pada semua umur, mulai dari bayi hingga lanjut usia.

Malfungsi sistem immunitas (kekebalan tubuh) melatarbelakangi timbulnya reaksi alergi. Dasar dari fungsi sistem immun adalah kemampuan untuk menemukan dan kemudian memusnahkan segala sesuatu yang dianggap asing oleh tubuh seperti bakteri dan virus. Benda asing tersebut disebut antigen. Untuk menangkal antigen tesebut, jaringan tubuh dirangsang untuk membuat zat anti yang disebut antibodi.

Alergen seperti debu, serbuk sari atau makanan tertentu yang pada dasarnya tidak membahayakan dapat bertindak sebagai antigen pada orang tertentu. Bahan-bahan tersebut dapat memasuki tubuh lewat paru-paru atau saluran pencernaan lalu masuk ke dalam jaringan, disitulah sistem immun merangsang pembentukan antibodi. Akibat bertemunya antibodi dan antigen pada jaringan tersebut akan menimbulkan reaksi alergi.

Gangguan alergi dapat timbul dalam berbagai bentuk, seperti bersin-bersin, hidung berair, panas pada mata, rangsangan pada tenggorokan, kulit bentol-bentol merah dan gatal, radang kulit, sesak nafas, bahkan shock.

Penyebab alergi adalah alergen yang dapat berupa, debu, bantal kapuk, pollen atau serbuk sari, asap rokok, spora jamur, bulu binatang, bahan makanan tertentu (udang, telur, susu, dan lain-lain), zat kimia pada makanan (pengawet), obat-obatan tertentu dan alergen kontak seperti bedak, foundation, dan lain-lain. Sehingga berdasar penyebabnya alergi dapat dibagi menjadi alergi makanan, alergi obat, alergi pollen, dan sebagainya. Menurut alat tubuh yang diserang, penyakit alergi dapat dibagi menjadi alergi hidung (rinitis alergi), alergi saluran nafas (asma bronkhiale), alergi kulit (eksim, biduran, dermatitis kontak), alergi saluran cerna, alergi mata (konjungtivitis alergi), syok.

Alergi rinitis atau alergi hidung merupakan penyakit alergi yang paling sering terjadi. Jenis alergi tersebut dapat disebabkan karena allergen yang dihirup dari lingkungan seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, dan spora jamur. Gejala utamanya adalah bersin-bersin, hidung dan mata gatal, berair, hidung tersumbat, dan sering disertai dengan tenggorokan gatal. Alergi rhinitis dapat terjadi musiman atau sepanjang tahun.

Penyakit alergi mempunyai kecenderungan untuk diwariskan dalam keluarga. Jika salah satu orang tua menderita alergi, kemungkinan anaknya menderita alergi adalah 50%. Kemungkinannya akan lebih besar bila kedua orang tuanya menderita alergi. Namun alergi tidak selalu diturunkan pada generasi pertama (anak) tetapi baru ditemukan kembali pada generasi kedua. Dalam hal ini yang diwariskan adalah kerentanan untuk mendapatkan alergi tetapi bukan terhadap alergen yang sama. Misalnya : si ibu akan selalu bentol-bentol setiap kali makan udang, sedangkan si anak akan menderita pilek dan bersin-bersin bila sedang membersihkan ruangan. Banyak anggota keluarga yang mempunyai faktor keturunan tetapi gejala alergi baru tampak setelah terpapar alergen tertentu untuk beberapa waktu. Misalnya seseorang sebelumnya tidak menunjukkan gejala, namun setelah 5-10 tahun dalam keadaan tertentu dapat menderita alergi.

Tindakan pencegahan dengan menghindari hal-hal yang menyebabkan reaksi alergi , seperti :
  • menghindari makanan dan obat-obatan yang dapat menimbulkan alergi
  • Jangan biarkan hewan berbulu masuk ke dalam rumah, jika alergi terhadap bulu hewan
  • bersihkan debu dengan penyedot debu dan lap basah, minimal 2-3 kali seminggu, jangan menggunakan sapu yang dapat menyebarkan debu.
  • Gunakan pembersih udara elektris (AC) untuk membuang debu rumah, jamur dan pollen dari udara. Cuci dan ganti filter secara berkala
  • Tutup perabot berbahan kain dengan lapisan yang bisa dicuci sesering mungkin.
  • Jangan menggunakan bahan/perabot yang dapat menampung debu di dalam kamar.
  • Untuk menghindari kontak dengan alergen, gunakan sarung tangan dan atau masker ketika sedang bersih-bersih di dalam maupun di luar rumah.
  • Larang rokok dan penggunaan produk yang beraroma di rumah

Alergi bila diketahui dan diobati secara dini dapat mencegah komplikasi berat. Pada sebagian kecil ada kalanya alergi dapat membaik atau menghilang dengan atau tanpa pengobatan, misalnya rinitis pada anak sembuh bila menjadi dewasa. Namun pada umumnya diperlukan pengobatan yang kontinyu agar penderita dapat hidup tanpa keluhan. Jalan terbaik adalah menghindari dari penyebab dan faktor pencetus alergi untuk selamanya. Karena tidak ada obat untuk membasmi sumber penyakit, pengobatan hanya untuk mengendalikan gejala alergi (mengurangi dan menghilangkan gejala). Terapi obat yang digunakan adalah obat anti-histamin, kortikosteroid.

Pengobatan alergi secara tradisional dapat menggunakan herbal yang mempunyai khasiat antihistamin dan meningkatkan kekebalan tubuh (imunostimulan).

Berikut beberapa contoh resep alamiah untuk pengobatan alergi :

Resep 1.
15 gram sambiloto
30 gram temu lawak segar (dikupas dan diiris-iris)
30 gram meniran segar.
Cuci bersih semua lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.

Resep 2.
100 cc cuka beras hitam (rice vinegar)
30 gram jahe, ditumbuk
gula merah secukupnya.
Rebus semua bahan dengan 300 cc air hingga mendidih, diminum 2 kali sehari.

Resep 3.
20 gram pegagan
25 gram kunyit
10 gram sambiloto
cuci bersih semua bahan lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari.

Resep 4.
15 gram patikan kebo
15 kuntum bunga kenop
10 gram jahe merah
cuci bersih semua bahan lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari. (Untuk alergi saluran nafas )

Catatan : pilih salah satu resep yang sesuai. Gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca untuk merebus, jangan gunakan panci yang terbuat dari logam.
***


Sumber: hembing

Wednesday, June 23, 2010

MENCEGAH DAN MENGATASI BAU BADAN SECARA ALAMI

Banyak orang yang mempunyai masalah dengan bau badan atau bau keringat yang tidak sedap sehingga mempengaruhi rasa percaya diri. Namun ada juga yang tidak menyadari akan keadaan tubuhnya yang mengeluarkan aroma yang kurang sedap tersebut dan bersikap cuek saja. Bau badan adalah masalah yang peka dan dapat menimbulkan gangguan dalam kehidupan sosial sesorang, baik dalam pergaulan secara umum maupun dengan pasangan. Orang yang mempunyai masalah bau badan seringkali merasa rendah diri atau minder dan membatasi pergaulan. Selain itu, orang lain juga ‘segan’ untuk berdekatan dengannya karena aroma tubuhnya membuat pusing/puyeng. Kondisi tersebut tentunya dapat mengambat dalam pengembangan potensi dirinya.

Aroma tubuh yang dikeluarkan setiap orang bervariasi, ada yang tidak berbau, bau asam sampai yang berbau menyengat. Bau badan umumnya disebabkan oleh pengeluaran keringat yang berlebihan terutama di daerah ketiak. Namun ada juga orang yang aroma tubuhnya tidak sedap walaupun tidak berkeringat dan baunya akan bertambah menyengat ketika berkeringat. Keringat dihasilkan oleh kelenjar keringat, yaitu kelenjar apokrin yang menghasilkan cairan yang kental serta keruh, dan kelenjar ekrin yang menghasilkan cairan yang encer serta jernih, merupakan unsur utama/paling banyak dalam air keringat. Sekresi keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin adalah yang sering menimbulkan aroma tubuh yang tidak sedap terutama ketika bercampur dengan bakteri. Pada dasarnya ada orang yang mengeluarkan banyak keringat dan ada juga yang sedikit. Keaktifan kelenjar keringat mempengaruhi jumlah keringat yang diproduksi. Dibandingan dengan bagian tubuh lainnya, kelenjar keringat paling aktif pada kulit ketiak. Pada orang-orang tertentu mempunyai kelenjar keringat yang aktif sejak lahir/bawaan sehingga selalu berkeringat.

Keringat sebenarnya bagian dari mekanisme pengaturan suhu tubuh agar tetap stabil, yaitu sebagai reaksi untuk menyejukan diri. Ketika suhu tubuh meningkat akibat cuaca panas atau kegiatan fisik, kedua kelenjar tersebut akan terstimulasi untuk menghasilkan keringat dan keluar melalui permukaan kulit. Kemudian keringat tersebut mengalami penguapan sehingga panas tubuh berkurang. Produksi keringat yang berlebih juga dapat dipicu oleh faktor ketegangan emosi.

Aroma tubuh yang tidak sedap dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurang menjaga kebersihan badan, jenis makanan yang dikonsumsi dan adanya ketegangan emosi. Sisa keringat yang tidak menguap yaitu yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin akan melekat pada badan, bila dibiarkan lama akan diuraikan oleh bakteri pada tempat tersebut sehingga menimbulkan bau badan yang menyengat. Jenis makanan yang tinggi kalori seperti makanan berlemak dan berprotein tinggi terutama jika dikonsumsi berlebihan dapat menimbulkan bau keringat yang kurang sedap. Jenis makanan tersebut dapat merangsang kelenjar mengeluarkan lebih banyak keringat dibandingkan dengan jenis makanan yang rendah kalori. Ketegangan yang memicu emosi negatif seperti kecemasan, gelisah, stres dan kemarahan juga dapat mengaktifkan kelenjar keringat dan mempertajam aroma tubuh yang tak sedap.

Pencegahan :
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah atau mengurangi bau badan yang tak sedap, antara lain :
  • selalu menjaga kebersihan badan, dianjurkan untuk lebih sering mandi dan mengelap bagian tubuh yang sering mengeluarkan keringat. Sebaiknya rambut ketiak dibersihkan/dicukur agar tidak lembab dan memicu bau.
  • Ganti pakaian yang basah oleh keringat dengan pakaian yang kering dan bersih.
  • Hindari atau kurangi makanan yang memicu aroma tubuh yang kurang sedap.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang berserat dan rendah kalori seperti buah dan 8-12 gelas/hari).sayuran serta minum cukup air putih
  • Hindari emosi negatif dan usahan untuk lebih rileks
  • Gunakan sabun mandi yang berkhasiat antibakteri.


Herba untuk mengatasi Bau Badan (BB)
Saat ini berbagai produk/kosmetik untuk menghilangkan bau badan banyak tersedia di pasaran. Berbagai jenis merek yang ditawarkan tersebut ada yang berupa deodoran/roll on, bedak, krim hingga farfum dengan aroma yang bervariasi. Produk-produk tersebut biasanya hanya berfungsi sementara dan bertahan beberapa jam saja. Apabila lupa memakainya, bau keringat akan kembali muncul.

Ada beberapa jenis herbal yang digunakan untuk mengatasi bau badan. Berbagai jenis tanaman tersebut telah lama digunakan dan diwariskan secara turun temurun, antara lain : daun sirih (Piper betle), beluntas (Pluchea indica), kemangi (Ocimum basilicum var citratum), bunga kecombrang (Nicolaia speciosa), kunyit (Curcuma longa), temu giring (Curcuma heyneana), bunga kenanga (Canangium odorata), akar wangi (Andropogon zizanoides), nilam (Pogostemon cablin).

Berikut ini contoh resep untuk mengatasi bau badan :

Resep 1. (Pemakaian Dalam)
30 gram kunyit tua segar (diiris) + 5 lembar daun sirih + asam jawa dan gula aren secukupnya, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari. Lakukan secara teratur

Resep 2. (Pemakaian Dalam)
Daun beluntas muda dan kemangi secukupnya dikonsumsi setiap hari sebagai lalap mentah. Lakukan secara teratur

Resep 3. (Pemakaian Luar )
Daun jeruk nipis + bunga mawar + bunga melati + bunga kenanga, masing-masing secukupnya, dicuci dan direbus dengan air secukupnya hingga mendidih, tambahkan air, hangat-hangat digunakan untuk mandi berendam. Lakukan
secara teratur.

Resep 4 (Pemakaian luar)
Air perasan jeruk nipis dicampur dengan sedikit kapur sirih, diaduk rata, lalu dioleskan pada ketiak yang bersih. Lakukan secara teratur.

Catatan : untuk perebusan gunakan panci enamel, peruk tanah, panci kaca/pyrex. U hasil optimal lakukan secara teratur, baik pemakaian dalam maupun pemakaian luar ***


Sumber: hembing

Tuesday, June 22, 2010

MENCEGAH DAN MENGATASI RADANG LAMBUNG/MAAG DENGAN HERBAL


Lambung adalah salah satu bagian dari alat pencernaan, merupakan organ berotot yang berongga dan mempunyai dua lubang, yatu satu lubang berupa pintu masuk dari esofagus dan satu lagi merupakan pintu keluar menuju usus kecil. Fungsi lambung antara lain yaitu untuk menyimpan makanan untuk sementara, mencampur dan membantu mencerna makanan dengan bantuan sekresi-sekresi lambung dan asam hidroklorida, dan mengkontraksi makanan ke dalam usus kecil.

Radang lambung, atau gastritis, atau lebih dikenal juga dengan penyakit maag merupakan suatu gangguan pencernaan yang umum terjadi. Pada penyakit ini terjadi suatu iritasi atau peradangan pada dinding mukosa lambung sehingga menjadi merah, bengkak, berdarah dan luka. Radang lambung dapat berupa serangan akut atau gangguan kronis. Serangan akut terjadi mendadak misalnya setelah minum alkohol, kopi, makanan berbumbu banyak atau yang susah dicerna.

Pada umumnya radang lambung dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini :
  • Terlalu banyak makanan yang mengiritasi lambung, seperti yang pedas, asam, minuman beralkohol,
  • obat-obatan seperti aspirin (dosis tinggi), kortison, kafein, kortikosteroid.
  • adanya stress dan tekanan emosional yang berlebihan pada seseorang.
  • Adanya asam lambung yang berlebihan.
  • Waktu makan yang tidak teratur, sering terlambat makan, atau makan berlebihan
  • Tertelannya substansi/zat yang korosif, seperti alkali, asam kuat, cairan pembersih kimiawi, dan lain-lain.
  • Infeksi bakteri

Gejala dari penyakit radang lambung umumnya, yaitu :

  • Mual dan sering muntah agak asam. Pada kondisi berat lambung mungkin dapat mengelupas sehingga mengakibatkan muntah darah
  • perut terasa nyeri, pedih, kembung dan sesak (sebah) pada bagian atas perut.
  • Napsu makan menurun drastis, wajah pucat, keringat dingin, pusing.
  • Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar
  • Sulit tidur karena gangguan rasa sakit pada daerah perut sebelah atas (ulu hati).
    Pada radang lambung kronis gejala yang ditunjukan lebih ringan, seringkali gejala menjadi samar, seperti tidak toleran terhadap makanan pedas atau berlemak atau nyeri ringan yang akan hilang setelah makan.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah radang lambung, antara lain :

  • konsumsi makanan yang lunak/lembut.
  • Hindari makanan yang mengiritasi lambung, seperti pedas, asam, alkohol, kafein, rokok, dan aspirin.
  • jangan terlambat makan atau makan berlebihan,
  • makan sedikit-sedikit tapi sering
  • Usahakan buang air besar secara teratur

Mengatasi Gangguan Lambung dengan Herbal/Tanaman Obat
Obat-obat gangguan lambung yang dijual bebas di warung biasanya bersifat antacid yaitu menurunkan keasaman cairan di lambung dengan cara menaikan pH, sehingga untuk sementara gejala sakit akan hilang. Namun kesembuhan tersebut bersifat sementara karena lambung masih lemah akibat erosi, serta belum seimbangnya produksi kelenjar-kelenjar lambung.

Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan lambung ditujukan untuk mengurangi peradangan dan infeksi, memperkuat dinding mukosa lambung dan mengurangi kepekaan dinding lambung, memperbaiki fungsi kelenjar-kelenjar lambung dan pencernaan secara umum.

Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk pengobatan gangguan lambung, diantaranya yaitu :


1.TEMU LAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)
Khasiat: antiradang, antibakteri, memperbaiki pencernaan, melancarkan produksi empedu sehingga melancarkan pencernaan makanan di lambung & mengurangi gas perut.
Dosis : 30 gram rimpang direbus, airnya diminum.
2.KUNYIT (Curcuma domestica Val.)
Khasiat /efek ; antiradang, antibakteri, memperlancar pengeluaran empedu sehingga mengurangi perut kembung, mual, dan rasa begah di perut.
Dosis : 10-25 gram rimpang kunyit, direbus, airnya diminum.
3.KENCUR (Kaempferia galanga L.)
Khasiat : antiradang, mengurangi perut kembung, mual, muntah, nyeri, dan sebagai penghangat badan.
Dosis : 10-25 gram rimpang kencur, direbus, airnya diminum.
4. KAPULAGA (Amomum cardamomum)
Khasiat : untuk radang lambung, mual, muntah-muntah, perut sebah dan kembung.
Dosis : 3-5 buah direbus, airnya diminum.
5. DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L.)
Khasiat : antiradang, menguatkan lambung.
Dosis : 10-15 gram kering atau 90-100 gram segar daun yang telah dikupas kulitnya, direbus, diminum.
6. SAMBILOTO (Andrographis paniculata)
Khasiat/efek : antiradang, menghilangkan sakit, menghilangkan bengkak
Dosis : 9 -15 gram sambiloto kering, direbus, airnya diminum.
7. KULIT JERUK MANDARIN (Citrus nobilis)
Khasiat : untuk radang lambung, melancarkan pencernaan, kembung, mual, muntah.
Dosis : 3-10 gram kering, direbus, airnya diminum.
8. SEREH (Andropogon citratus)
Khasiat : untuk nyeri lambung, perut kebung, mual, dmn muntah.
Dosis : 5-15 gram direbus, airnya diminum.
9. ADAS (Foeniculum vulgare)
Khasiat : untuk sakit lambung, muntah karena lambung dingin, mual, kembung.
Dosis : 1-5 gram kering, direbus, airnya diminum.

Berikut contoh resep/ramuan herbal untuk mengatasi radang lambung :

- 30 gram temu lawak + 25 gram kencur + 20 gram kunyit + 7 gram kulit jeruk mandari kering + 80 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya) + 1 sendok teh adas + 5 butir kapulaga, semua bahan dicuci, temu lawak, kencur dan kunyit dipotong-potong, lalu semuanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, tambahkan madu, airnya diminum. Ampasnya dapat direbus untuk 1 kali perebusan kembali pada sore harinya. Lakukan secara teratur.

catatan : untuk perebusan gunakan periuk tanah atau panci enamel atau panci kaca/pyrex


Sumber: hembing

MENGATASI KEPUTIHAN PADA WANITA DENGAN RAMUAN HERBAL


Keputihan merupakan salah satu gangguan pada organ reproduksi wanita. Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan (bukan darah) dari vagina secara berlebihan. Setiap wanita sekali waktu pernah mengalami keputihan dalam hidupnya, bahkan banyak yang sering mengalaminya. Dalam keadaan yang normal, vagina yang sehat memproduksi cairan untuk membersihkan vagina dari benda-benda asing yang tidak diinginkan. Cairan tersebut juga berfungsi sebagai pelumas dalam hubungan seksual untuk membantu penetrasi penis, serta membantu fungsi reproduksi. Sekresi alami tersebut bisa cair seperti air atau kadang-kadang agak berlendir, umumnya cairan yang keluar sedikit, jernih dan tidak berbau.

Selama kehamilan, menjelang dan sesudah menstruasi dan pada masa ovulasi atau masa subur ketika sel telur siap dibuahi, vagina cenderung mengeluarkan lebih banyak cairan sehingga timbul keputihan. Begitu juga akibat rangsangan seksual dan saat melakukan senggama cairan yang dikeluarkan vagina lebih banyak. Keputihan yang terjadi karena hal tersebut, masih tergolong normal dan sehat. Namun, jika cairan yang keluar berlebihan dan sifatnya berubah-ubah, menimbulkan rasa gatal, rasa panas dan perih sewaktu buang air kemih atau rasa nyeri sewaktu bersenggama, serta mengeluarkan bau yang tidak sedap, maka hal tersebut perlu diwaspadai karena merupakan keputihan yang tidak semestinya.

Keputihan bukan suatu penyakit tersendiri, tetapi dapat merupakan gejala dari suatu penyakit lain. Keputihan yang berlangsung terus menerus dalam waktu yang cukup lama dan menimbulkan keluhan, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

Keputihan dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi mikroorganisme yaitu bakteri, jamur, virus atau parasit. Juga dapat disebabkan karena gangguan keseimbangan hormon, stres, kelelahan kronis, peradangan alat kelamin, benda asing dalam vagina, dan adanya penyakit dalam organ reproduksi seperti kanker leher rahim. Keputihan akibat infeksi penularannya sebagian besar melalui hubungan seksual.

Jumlah, warna, dan bau dari cairan keputihan akibat infeksi mikroorganisme tergantung dari jenis mikroorganisme yang menginfeksinya. Infeksi yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis ciri-cirinya : cairan yang keluar bersifat encer, berwarna hijau terang dan berbau tidak sedap, disertai dengan rasa gatal, sering buang air kecil tapi sedikit-sedikit dan rasanya panas. Infeksi oleh jamur Candida albicans mempunyai ciri-ciri : cairan vagina yang keluar berwarna putih, kental, ada bercak putih yang melekat pada dinding vagina, seringkali disertai rasa gatal yang intensif. Infeksi oleh bakteri Gardnerella vaginalis menimbulkan cairan yang berwarna putih keruh keabu-abuan, agak lengket, berbau tidak sedap serta rasa gatal dan panas pada vagina.

Herbal atau tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi keputihan diantaranya berfungsi sebagai antiradang, anti-infeksi, antiseptik, menghilangkan gatal, pengelat (mengerutkan selaput lendir sehingga dapat mengurangi sekresi cairan). Menggunakan resep dari herbal harus dilakukan setiap hari secara teratur sampai keluhan hilang.

Tumbuhan obat yang digunakan untuk mengatasi keputihan, antara lain :

1.Daun Sirih (Piper betle L.)
Khasiat : antiradang, anti-infeksi dan menghilangkan gatal.

2.Sambiloto (Andrographis paniculata)
Khasiat : antiradang, menghilangkan bengkak, menghilangkan panas.

3.Kunyit (Curcuma longa L.)
Khasiat : antiradang, antibakteri

4.Kulit delima (Punica granatum)
Khasiat : sebagai astringent /pengelat (mengurangi sekresi cairan)

5.Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa)
Khasiat : berkhasiat antiradang, antikanker

6.Tumbuhan Leunca (Solanum nigrum L.)
Khasiat : antiradang, antikanker, menghilangkan bengkak, menghilangkan gatal, peluruh kemih, menghilangkan panas.

7.Bunga Jengger Ayam (Celosia cristata)
Khasiat : antiradang, pengelat (astringent), peluruh kemih, menghilangkan keputihan.

Berikut contoh resep herbal untuk mengatasi keputihan

Resep 1. (Pemakaian luar)
10-15 lembar daun sirih + 30 gram daun jambu biji, dicuci bersihlalu direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 1 liter, disaring, hangat-hangat kuku digunakan untuk mencuci vagina. Lakukan secara teratur.

Resep 2. (Pemakaian dalam)
20 gram kunyit (dipotong-potong)+ 10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering, dicuci bersih semuanya, lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (dapat ditambahkan gula aren atau madu). Lakukan secara teratur.



Sumber: hembing

MENCEGAH & MENGATASI INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS SECARA ALAMI

Sistem saluran pernafasan terutama bagian atas adalah sasaran utama serangan kuman-kuman yang beterbangan di udara, sehingga paling sering mengalami infeksi. Berbagai virus, bakteri dan organisme lain dapat menyerang saluran hidung, mulut, tenggorokan serta cabang tenggorokan (bronkhus) yang membawa udara ke dalam tubuh sehingga terjadi infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Ketika saluran pernafasan terinfeksi akan timbul gejala seperti demam, hidung mampet dan berair mengeluarkan mukus/ingus, sakit kepala, tenggorokan terasa kering dan sakit, batuk-batuk, kadang nyeri di bagain telinga. Infeksi virus biasanya menyebabkan flu, demam dan batuk-batuk, sedangkan infeksi bakteri menyebabkan radang tenggorokan. Penyakit lain yang termasuk dalam infeksi saluran pernafasan akut adalah bronkhitis akut yang dapat disebabkan oleh virus atau bakteri.

Penyakit infeksi saluran pernafasan akut biasanya sering menyerang pada pergantian musim (pancaroba) atau pada musim hujan atau cuaca dingin. Hal ini karena virus dan bakteri penyebab infeksi saluran nafas lebih tahan pada suhu yang dingin. Sebagian besar jenis infeksi saluran pernafasan sangat mudah menular, terutama melalui udara.

Ketika penderita bersin dan batuk, maka virus dan bakteri akan diedarkan ke udara dan menginfeksi orang lain. Bus yang penuh dengan penumpang dan ventilasi yang tertutup memudahkan penyebaran virus dan bakteri dari penderita ke orang-orang lainnya. Penyakit infeksi saluran pernafasan terutama sangat mudah menyerang pada seseorang dengan kondisi lemah, lelah atau daya tahan tubuhnya menurun.

Infeksi saluran pernafasan dapat ringan dan hanya berlangsung beberapa hari saja, namun sebagian infeksi bisa menjadi berat dan memicu terjadinya infeksi sekunder yang lebih serius. Hal tersebut sangat bergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang. Obat-obatan yang dijual bebas di pasaran biasanya ditujukan untuk meredakan gejala yang muncul seperti penurun demam, pelega hidung yang tersumbat (dekongestan), pereda batuk dan pengencer dahak (ekspektorans). Namun seringkali keluhan tidak hilang walaupun telah minum obat, misalnya radang tenggorokan dan batuk kering yang tidak kunjung reda. Hal tersebut harus dicurigai adanya infeksi yang lebih serius seperti peradangan paru-paru (Pneumonia). Untuk mengetahuinya harus berkonsultasi ke dokter. Pemberian antibiotik hanya bisa diberikan apabila infeksi saluran pernafasan disebabkan oleh bakteri. Bila infeksi disebabkan oleh virus, antibiotik tidak akan efektif. Pada sebagian orang antibiotik kadang dapat menimbulkan efek samping seperti alergi dan gangguan pencernaan.

Pencegahan terhadap penyakit infeksi saluran pernafasan adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat. Berikut beberapa langkah pencegahan untuk menghindari penularan penyakit ISPA, antara lain :
  • Banyak minum air putih terutama yang hangat dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seperti buah-buahan segar terutama yang banyak mengandung vitamin C. Bila diperlukan konsumsikan pula vitamin dan zat antioksidan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
  • cukup istirahat, hindari stres, dan melakukan olahraga secara teratur
  • cuci tangan sesering mungkin dengan menggunakan sabun untuk mencegah kuman.
  • Hindari merokok dan asap rokok
  • Jika tubuh sedang tidak fit, untuk sementara waktu hindari interaksi dengan penderita ISPA, atau gunakan masker.

Herbal atau tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi infeksi saluran pernafasan diantaranya mempunyai efek sebagai penurun panas (antipiretik), anti-infeksi, antiradang, antibiotik, antitussif (meredakan batuk), peluruh dahak, menghangatkan dan meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh (imunostimulator).

Beberapa jenis herbal tersebut antara lain :
1.Sambiloto (Andrographis paniculata)
Khasiat : antiradang, antibiotik, menstimulasi sistem immun, menurunkan panas, menghilangkan nyeri (analgetik).

2.Pegagan (Centella asiatica)
Khasiat : anti-infeksi, membersihkan racun (Antitoksik), penurun panas, tonik.

3.Daun Sirih (Piper betle L.)
Khasiat : mengurangi peradangan, antiseptik, menghentikan batuk, menghilangkan gatal.

4.Meniran (Phyllanthus urinaria)
Khasiat : penurun panas, antiradang, meningkatkan sistem immun, menghambat virus, dan peluruh kemih

5.Bunga Krisan (Chrysanthemum morifolium)
Khasiat : penurun panas, antiradang, penenang

6.Daun Mentha (Mentha sp)
Khasiat : penurun panas, peluruh dahak, pereda kejang, antigatal, peluruh keringat, peluruh angin, meningkatkan nafsu makan.

7.Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
Khasiat : meredakan sakit, peluruh dahak, peluruh angin, pereda batuk, antiradang, menghangatkan, melancarkan sirkulasi darah.

8.Kunyit (Curcuma longa L.)
Khasiat : antiradang, antibakteri, antioksidan, peluruh angin, meningkatkan nafsu makan

9.Kencur (Kaempferia galanga L.)
Khasiat : meredakan batuk, peluruh dahak, antiradang, menambah nafsu makan, menghangatkan, penyegar, peluruh angin

10.Bawang Putih (Allium sativum L.)
Khasiat : antibiotik, antiseptik, peluruh dahak, menstimulasi sistem immun

11.Kulit Buah Jeruk Mandarin (Citrus nobilis)
Khasiat : peluruh dahak, meredakan sesak, meredakan batuk

Berikut beberapa contoh resep herbal untuk membantu mengatasi infeksi saluran pernafasan akut.

Resep 1.
10 gram sambiloto + 20 gram kunyit tua segar, dicuci bersih, dii ris-iris kunyitnya. Lalu semuanya direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, setelah hangat tambahkan madu dan air jeruk nipis secukupnya, diminum untuk 2-3 kali sehari, setiap kali minum 100-150 cc.

Resep 2.
15 gram pegagan + 10 gram jahe segar + 20 gram kencur segar, dicuci bersih, jahe dan kencur diris-iris, lalu semuanya direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, diminum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. (ampasnya dapat direbus 1 kali lagi)

Resep 3.
10 gram bunga krisan kering + 10 gram meniran + 10 gram daun mint segar + 7 gram kulit buah kering jeruk mandarin, direbus dengan 400 cc air hingga mendidih, disaring, tambahkan madu dan air perasan jeruk lemon secukupnya, diminum 2 kali sehari.

Resep 4.
3 siung bawang putih + 5-7 lembar daun sirih + 10 gram jahe, dicuci bersih dan diiris-iris, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, diminum airnya 2-3 kali sehari.

Catatan :
pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur hingga sembuh. Untuk keluhan yang serius disarankan tetap konsultasi ke dokter.
Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca/pyrex atau panci enamel.
1 gelas belimbing200 cc =


Sumber: hembing

Monday, June 21, 2010

MENCEGAH & MENGATASI PERADANGAN USUS DENGAN HERBAL

Merupakan peradangan pada bagian saluran pencernaan yang meluas melalui dinding usus. Bagian yang paling sering terkena terutama bagian ujung usus kecil, seringkali menyebar mengenai usus besar dan kadang mengenai lambung. Peradangan tersebut menyebabkan selaput lendir usus halus mengalami abses dan meninggalkan jaringan parut yang tebal pada dinding usus sehingga kehilangan kelenturannya.

Tanda dan gejala peradangan usus tergantung pada lokasi dan ukuran peradangan. Gejala ringan meliputi diare kronis, rasa nyeri di bagian kanan bawah perut yang sering hilang timbul, lemak berlebihan di feses, nafsu makan berkurang, berat badan menurun dan kadang-kadang cepat merasa lelah. Pada beberapa kasus peradangan usus juga dapat menyebabkan sembelit. Semakin parah penyakit radang usus, menunjukkan gejala yang mirip dengan appendisitis akut (radang usus buntu), yaitu terus menerus kolik dan nyeri perut, kram perut, kembung, pelepasan gas, mual, diare dan buang air besar berdarah. Apabila gejala penyakit berlangsung cukup lama dapat terjadi dehidrasi karena diare. Tanda dan gejala peradangan usus dapat hilang selama beberapa waktu namun tanda-tanda tersebut senantiasa muncul lagi (terdapat periode kambuhnya penyakit). Walaupun jarang terjadi, kadang satu serangan dari penyakit ini dapat diikuti dengan penyembuhan total dan gejalanya tidak muncul lagi.

Jaringan parut tebal pada dinding usus yang merupakan bekas luka peradangan dapat menghambat penyerapan zat-zat hara, oleh karena itu penyakit peradangan usus sering disertai dengan penurunan berat badan dan kekurangan gizi. Apabila penebalan jaringan parut tersebut menjadi semakin besar maka dapat mengakibatkan penyumbatan pada usus. Bila sumbatan cukup parah harus dilakukan pembedahan pada bagian usus yang terkena.

Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, tetapi faktor-faktor yang mungkin menjadi penyebab adalah faktor alergi, infeksi, gangguan pertahanan tubuh dan kemungkinan kaitan genetik. Adanya tekanan emosional dapat memperparah penyakit. Penyakit peradangan usus biasanya terjadi pada orang dewasa antara usia 20 sampai dengan 40 tahun dan sering terdapat dalam satu keluarga. Sebuah studi mengemukakan bahwa keluarga dekat penderita radang usus mempunyai risiko terkena penyakit itu 10 kali lebih besar dibandingkan orang yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut dalam keluarganya.

Peradangan usus yang ringan dapat disembuhkan dengan cara mengubah pola hidup, banyak istirahat dan diet. Pemberian obat-obatan digunakan untuk membantu meringankan gejala. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan meringankan serangan penyakit radang usus yaitu :
  • makan lebih sering dengan porsi yang kecil (sedikit demi sedikit)
  • konsumsikan makanan yang tinggi kadar vitamin dan protein serta rendah serat agar gampang dicerna.
  • hindari makanan yang mengandung gas seperti kubis dan brokoli serta minuman beralkohol dan produk susu. Hindari juga makanan yang berlemak karena susah dicerna.
  • Istirahat yang cukup dan hindari ketegangan emosi karena stres dapat memperburuk gejala.

Jenis herbal yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi peradangan usus antara lain :

1.Patikan Kebo (Euphorbia hirta)
Khasiat : antiradang, peluruh kemih, antigatal.

2.Sambiloto (Andrographis paniculata)
Khasiat : antiradang, antibiotik, menstimulasi sistem immun, menurunkan panas (antipiretik), menghilangkan nyeri (analgetik), menghilangkan bengkak, penawar racun.

3.Daun Jambu Biji (Psidium guajava)
Khasiat : antiradang, anti-diare, pengelat/mengerutkan selaput lendir usus (astringent), menghentikan pendaraha (hemostatik)

4.Krokot hjau (Portulaca oleracea)
Khasiat : penurun panas (antipiretik), menghilangkan sakit (analgetik), menghilangkan racun (antitoksik), penenang, menghilangkan bengkak dan melancarkan darah.

5.Kunyit (Curcuma longa)
Khasiat : antiradang, antibakteri, antioksidan, peluruh angin, meningkatkan nafsu makan, memperlancar empedu.

6.Patikan china (Euphorbia thymifolia)
Khasiat : antiradang, pengelat (astringent), antigatal, peluruh kemih.

7.Aseman (Polygonum chinense)
Khasiat : menurunkan panas (antipiretik), penawar racun (antitoksik), menghilangkan bengkak, peluruh kemih.

Berikut beberapa resep herbal untuk mengatasi peradangan usus.

Resep 1.
30 gram kunyit tua yang segar + 30 gram daun jambu biji segar + 10 gram sambiloto kering atau 20 gram segar, dicuci bersih, kunyit diiris, lalu semua bahan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tamabhkan madu, diminum airnya untuk 2 kali sehari, setiap kali minum 150 cc.

Resep 2.
30 gram patikan kebo segar + 60 gram krokot hijau segar, dicuci bersih, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan gula secukupnya, diminum 2 kali sehari, setiap kali 150 cc.

Resep 3.
30 gram aseman + 15-30 gram patikan china segar, dicuci bersih dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, diminum airnya untuk 2 kali sehari, setiap kali 150 cc

catatan :
pilih salah satu resep dan lakukan secara teratur. Untuk keluhan yang serius disarankan tetap konsultasi ke dokter.
Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci kaca/pyrex atau panci enamel.


Sumber: hembing

Sunday, June 20, 2010

MENGATASI BATUK DENGAN RAMUAN HERBAL

Batuk merupakan gangguan yang umum dan sering dialami oleh semua orang. Gangguan ini merupakan reaksi tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Reflek batuk dapat disebabkan rangsangan tertentu seperti debu, asap rokok, polusi udara, dan bau-bauan. Juga karena perubahan suhu yang mendadak, alergi, atau karena infeksi oleh virus dan bakteri. Benda-benda asing tersebut berubah menjadi lendir di saluran pernapasan, kemudian otot-otot tubuh berusaha mengeluarkan lendir tersebut hingga terjadilah batuk. Apabila substansi asing tersebut dapat dikeluarkan maka batuk akan berhenti. Dengan demikian batuk dapat berfungsi untuk membersihkan saluran pernafasan dari zat-zat perangsang dan partikel-partikel infeksi sehingga merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh. Namun batuk yang berlebihan atau terjadi terus menerus menunjukan adanya suatu gangguan dalam tubuh terutama di saluran pernafasan.

Batuk bukan merupakan gangguan tersendiri, keberadaaannya seringkali merupakan gejala adanya penyakit lain, yang paling sering adalah karena infeksi saluran pernafasan atas seperti flu dan pilek. Selain itu, juga dapat disebabkan adanya penyakit bronkhitis, sinusitis, asma, alergi, radang paru-paru, TBC paru, dan lain-lain. Gangguan batuk sering timbul pada saat pergantian musim (pancaroba) atau pada musim hujan dan cuaca dingin. Hal ini karena virus dan bakteri lebih tahan pada suhu yang dingin. Selain itu, pada saat musim pancaroba kekebalan tubuh kita juga cenderung menurun sehingga mudah terkena serangan virus dan bakteri penyebab batuk, flu dan pilek.

Batuk biasanya dibedakan menjadi dua jenis yaitu batuk yang produktif atau mengeluarkan dahak serta batuk yang tidak produktif atau batuk kering. Kedua jenis batuk tersebut dapat bersifat akut atau kronis. Batuk akut adalah batuk yang berlangsung kurang dari 3 minggu, dan terjadi dalam 1 episode. Batuk jenis ini biasanya timbul secara tiba-tiba dan seringkali disebabkan oleh flu, pilek, sinusitis atau alergi. Sedangkan batuk kronis adalah batuk yang terjadi lebih dari 3 minggu, biasanya disebabkan oleh penyakit bronkhitis, asma, TBC paru, atau batuk rejan .

Seringkali dalam pengobatan batuk banyak orang yang minum obat antibiotik tanpa resep dokter. Padahal apabila batuk tersebut disebabkan oleh virus seperti batuk influenza, pemberian antibiotik akan sia-sia karena antibiotik tidak dapat membunuh virus. Atibiotik berkhasiat membunuh kuman/bakteri jadi hanya digunakan apabila batuk disebabkan oleh infeksi bakteri. Pemberian antibiotik yang sembarangan tersebut dapat menyebabkan tubuh lama kelamaan akan kebal/resisten terhadap antibiotik dan sistem immun menjadi menurun.

Batuk sering dianggap kebanyakan orang sebagai gangguan yang ringan dan bisa berhenti sendiri, padahal bukan tidak mungkin merupakan gejala adanya penyakit yang lebih serius. Waspadailah apabila batuk berkepanjangan, disertai dengan suhu tubuh tinggi atau mengeluarkan dahak yang berwarna kuning kehijauan yang menandakan adanya infeksi sekunder, disertai keringat dingin pada malam hari (gejala TBC paru), dan batuk berdarah yang mengindikasikan adanya luka atau infeksi dalam tubuh. Melalui percikan batuk, mikrobia patogen penyebab infeksi dapat tersebar dan menularkan penyakitnya pada orang lain. Oleh karena itu, pada saat terserang batuk sebaiknya menggunakan masker untuk menghindari penularan pada orang lain.

Untuk menghindari datangnya batuk atau mencegah agar tidak semakin parah dan mempercepat penyembuhannya, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan :
  • menghentikan kebiasaan merokok dan jauhi asap rokok dari orang lain.
  • Jika mudah alergi, hindari hal-hal yang dapat memicunya seperti debu, bulu binatang, asap, dan jangan menggunakan kipas angin
  • Hindari makanan yang digoreng/berminyak, manis, pedas, minuman dingin/es, kafein dan alkohol.
  • Konsumsikan makanan yang bergizi dan seimbang untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Minum minuman panas seperti teh jahe atau jeruk panas untuk membantu melegakan tenggorokan. Hirup uap panas dari wadah yang berisi air panas/mendidih.
  • Istirahat dan tidur yang cukup.
    Herbal yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi batuk diantaranya bersifat menghangatkan dan mempunyai efek/khasiat meredakan batuk (antitussive), peluruh dahak (expectorant), penurun panas (antipiretik), anti-infeksi, antiradang (anti-inflamasi), dan merangsang imunitas/daya tahan tubuh (imunostimulator).


Berikut beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi batuk .

1.Daun sirih (Piper betle L.)
Khasiat : menghentikan batuk (anti-tussive), mengurangi peradangan, antiseptik, antijamur, menghilangkan gatal.

2.Jahe (Zingiber officinale Rosc.)
Khasiat : menghangatkan pernafasan, peluruh dahak, antiradang. Untuk batuk karena flu, pilek dan masuk angin.

3.Kencur (Kaempferia galanga L.)
Khasiat : peluruh dahak, meredakan batuk.

4.Kulit Jeruk Mandarin (Citrus nobilis Lour.)
Khasiat : peluruh dahak, antiasma

5.Sambiloto (Andrographis paniculata Nees.)
Khasiat : antiradang, anti-infeksi, menurunkan panas, analgetik, menetralkan material toksik/racun, merangsang imunitas tubuh. untuk batuk flu, bronkhitis, TBC paru, radang paru, batuk rejan

6.Pegagan (Centella asiatica Urb.)
Khasiat : anti-infeksi, antibakteri, menurunkan panas, menetralkan materal toksik. untuk batuk flu, bronkhitis, flek paru, radang paru, batuk rejan

7.Daun Saga (Abrus precatorius L.)
Khasiat : antiradang, menurunkan panas.

8.Umbi bunga lili/pahap (Lilium sp.)
Khasiat : meredakan batuk, antihistamin, meredakan asma, batuk darah.

9.Daun Mentha (Mentha sp)
Khasiat : meredakan batuk, peluruh dahak.

10.Jeruk nipis (Citrus aurantifolia Swingle.)
Khasiat : meredakan batuk, peluruh dahak, antioksidan.

Berikut beberapa contoh ramuan herbal untuk membantu mengatasi batuk.

  • 10 gram jahe + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + 10 gram daun mentha + 20 gram kencur, dicuci bersih dan diiris-iris, direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, setelah hangat disaring, tambahkan air perasan jeruk nipis dan madu, diminum. (untuk batuk berdahak, batuk pilek, flu, masuk angin, melegakan tenggorokan)
  • 30 gram pegagan segar + 15 gram daun saga segar, dicuci bersih, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan gula batu secukupnya, diminum 2 kali sehari, masing-masing 150 cc. (untuk batuk kering, batuk darah, bronkhitis akut, demam, sakit tenggorokan)
  • 7-10 lembar daun sirih dan 2 siung bawang putih, direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan madu atau gula batu, diminum 2 kali sehari. (untuk batuk disertai gatal tenggorokan, bronkhitis akut)
  • 10-15 gam sambiloto kering + 30 gram umbi bunga lili/pahap + 15 gram pegagan kering, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, tambahkan madu secukupnya, diminum 2-3 kali sehari. (untuk TBC paru disertai batuk dan batuk darah, bronkhitis, batuk rejan, radang paru)
  • catatan : pilih salah satu resep yang sesuai. Disarankan tetap konsultasi ke dokter terutama bila batuk berkepanjangan atau serius.


Sumber: hembing