Wednesday, December 23, 2009

Kolesterol Baik Pada Penderita Diabetes Gagal Lindungi Jantung

Kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL) bermanfaat bagi tubuh untuk melindungi jantung dari penyumbatan pembuluh darah. Tapi pada penderita diabetes, kinerja HDL tidak bisa maksimal.

HDL memang bisa menurunkan risiko jantung, karena dapat membuat kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL) jauh dari arteri dan kembali ke hati yang nantinya akan dikeluarkan oleh tubuh. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa HDL bisa melindungi arteri dan mempercepat proses penyembuhan serta perbaikan sel.

Namun kondisi HDL yang seharusnya seperti itu tidak berlaku untuk penderita diabetes. Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (24/12/2009) peneliti dari University Hospital Zurich dan Medical School of Hannover di Jerman melaporkan dalam Journal Circulation bahwa pada penderita diabetes, HDL menjadi kurang melindungi jantung.

Dalam penelitian ini tim membandingkan kerja dari HDL dalam melindungi jantung pada 10 orang dewasa yang sehat, 33 pasien diabetes tipe 2 dan penderita sindrom metabolik yaitu kondisi tubuh dengan tingkat HDL yang rendah.

Semua penderita diabetes ini mengonsumsi obat statin untuk menurunkan kadar kolesterol jahatnya. Peneliti menemukan bahwa manfaat perlindungan dari HDL terhadap pembuluh darah pada penderita diabetes menurun dalam jumlah besar dibandingkan dengan orang yang sehat.

Selanjutnya peneliti membagi penderita diabetes menjadi dua kelompok yakni satu kelompok diperlakukan sebagai kontrol dan satu kelompok lagi diberikan obat niacin yaitu obat yang berguna untuk meningkatkan kadar HDL dalam darah.

Setelah tiga bulan, didapatkan kelompok yang menerima obat niacin meningkat kadar HDL nya dan secara nyata meningkatkan pula fungsi perlindungan dari HDL terhadap kinerja jantungnya.

Karena diabetes merupakan salah satu penyakit yang bisa menyebabkan komplikasi di semua organ termasuk jantung, maka penderita diabetes harus mendapatkan obat untuk meningkatkan kadar HDL nya agar bisa melindungi jantung lebih baik.

http://dede-health.blogspot.com

No comments:

Post a Comment